Sidoarjo (beritajatim.com) – Dialog non formal melainkan mengena topik yang didiskusikan, salah satu gaya yang disukai oleh Cabup Cawabup Sidoarjo Achmad Amir Aslichin – Edi Widodo (SAE) dalam mendengarkan aspirasi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Paslon nomor 2 Sidoarjo Achmad Amir Aslichin – Edi Widodo (SAE) di depan ratusan warga yang mengikuti acara cangkrukan bersama soal Pembahasan Lingkungan dan Sampah di kawasan Waru Senin (7/10/2024).
Menurut Cabup Sidoarjo Mas lin, dirinya bersama Abah Edi sangat menaruh simpati kepada masyarakat yang peduli lingkungan, cinta lingkungan dan penanganan soal sampah.
“Terus terang saya senang sekali dengan dialog seperti soal lingkungan dan sebagainya. Meski gaya cangkukan “ngudo roso” seperti ini saya mendengar langsung aspirasi atau apa yang diinginkan masyarakat yang ada untuk menuju Sidoarjo bangkit dan bermartabat,” ucapnya.
Dia menjelaskan, dalam penanganan lingkungan, sampah bukan harus ditangani pemerintah saja, melainkan harus ada peran masyarakat terutama pecinta lingkungan, masyarakat peduli sampah, dan lainnya, termasuk soal banjir.
Seperti penanganan sampah, tidak hanya menjadi problem di daerah saja, melainkan sudah menjadi permasalahan nasional. Bukan hanya Sidoarjo, melainkan daerah lain seluruh Indonesia juga berkeinginan menata dan menangani sampah yang selama ini menjadi problematika.
“Dari diskusi seperti ini dan hasil pengetahuan yang saya ketahui dari hasil studi banding yang pernah saya lakukan saat masih duduk menjadi anggota dewan, itulah nanti bekal yang saya terapkan dalam penanganan lingkungan dan sampah di Sidoarjo,” tambahnya.
Mantan anggota DPRD Sidoarjo dan Jatim dari Fraksi PKB itu menjelaskan, dengan program anggaran Rp 300 sampai Rp 500 juta untuk dusun dalam setiap tahun, dikiranya termasuk bisa menjawab problematika yang ada di masyarakat. “Anggaran yang ada bisa dibuat oleh dusun semua kepentingan dan kemajuan wilayah dusun, di semua desa yang ada di Sidoarjo,” urainya berharap.
Masih menurut Mas Iin, dia berkeinginan integritas, dedikasi, dan loyalitas yang dimilikinya akan menjadi kunci dalam mewujudkan harapan masyarakat untuk perubahan positif di Sidoarjo. Pengalaman serta jaringan yang luas di berbagai bidang akan sangat membantu dalam mewujudkan visinya.
Masalah-masalah yang dihadapi Sidoarjo menjadi prioritas utama. Dan komitmennya jika terpilih sebagai pemimpin di Sidoarjo, akan selalu memanfaatkan APBD Sidoarjo dengan lebih efektif untuk mencari solusi yang tepat.
“Kami menerapkan prinsip money follow program dan kami ingin menerapkan money solution, tujuan utama kami adalah fokus pada solusi untuk setiap masalah yang ada,” jelasnya dengan berharap dapat membawa perubahan yang signifikan bagi kemajuan Sidoarjo mulai start tahun awal menjadi Bupati Sidoarjo.
Sementara Ketua DPRD Kab. Sidoarjo H. Abdillah Nasih dan Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo H. Khoirul Hidayat yang ikut mendampingi Paslon SAE, berjanji siap memperjuangkan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam diskusi tersebut. “Semua aspirasi warga yang berkenaan dengan lingkungan dan sampah, akan menjadi catatan kami dan pasti akan kita perjuangkan,” papar H. Abdillah Nasih diamini H. Khoirul Hidayat. (isa/ian)






