Jombang (beritajatim.com) – Setelah ziarah ke makam Gus Dur di pondok pesantren Tebuireng Jombang, Capres 03 Ganjar Pranowo juga nyekar ke makam KH Bisri Syansuri di PPMM (Pondok Pesantren Mambaul Maarif) Denanyar, Jumat (12/1/2024).
Kiai Bisri merupakan pendiri NU (Nahdlatul Ulama), selain Hadratusyaikh KH Hasyim Asyari dan KH Abdul Wahab Chasbullah. Kiai Bisri juga merupakan kakek buyut dari Cawapres (Calon Wakil Presiden) nomor 01 Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Dalam ziarah tersebut Ganjar didampangi oleh putri Gus Dur, Yenny Wahid, dan sejumlah politisi dari PDIP. Pada saat bersamaan, di pondok Denanyar sedang persiapan acara haul ke-45 KH Bisri Syansuri. Tenda besar lengkap dengan kursi tamu sudah terpasang di halaman pondok.
Di acara itu pula, malam ini Capres 01 Anies Baswedan didampingi Cawapres Muhaimin Iskandar dijadwalkan hadir. Ganjar nampak khusuk berdoa di makam yang bersebelahan dengan masjid pondok. Yenny Wahid berada di samping Ganjar.
Usai berziarah, Ganjar menjumpai pengasuh PPMM Denanyar KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam di rumah kasepuhan, yakni rumah Mbah Bisri yang juga tempat kelahiran Gus Dur. Lantas Capres 03 ini diantar menuju gerbang oleh paman dari Cak Imin ini.
Ganjar menjelaskan, dirinya mendapatkan cerita tentang keluarga besar Gus Dur, dan khususnya pendiri NU. Di antaranya, bahwa Kiai Bisri merupakan mertua dari Gus Dur. “Sangat menarik dinamika keluarga Gus Dur. Banyak di antara mereka memiliki pilihan politik berbeda,” kata Ganjar.
“Dari situ kita bisa belajar tentang perbedaan pilihan politik. Sehingga kita tetap bisa menjaga dan menghargai pilihan politik tanpa harus kencang-kencangan, marah-marahan,” kata alumni Fakultas Hukum UGM (Universitas Gajah Mada) ini.
Kunjungan Ganjar ke Denanyar dipungkasi dengan pertemuan relawan Ganjar-Mahfud di gedung Islamic Center Ponpes Al Aziziyyah Denanyar Jombang. [suf]






