Lamongan (beritajatim.com) – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyematkan lencana dan menyerahkan piagam penghargaan kepada 69 desa yang telah berstatus mandiri, pada saat upacara peringatan detik-detik proklamasi pada Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Indonesia, Sabtu (17/8) di Alun-alun Kabupaten Lamongan pagi ini.
Sebanyak 69 desa mandiri tersebut dianggap telah memenuhi Indeks Desa Membangun (IDM), yang merupakan indeks komposit yang dibentuk dari tiga indeks, meliputi Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE), dan Indeks Ketahanan Ekologi/Lingkungan (IKL).
“Pemenuhan kriteria menunjukkan kondisi desa yang semakin baik dari segi sosial, ekonomi, dan ekologi. Saat ini, tercatat ada 52 persen 239 desa mandiri, dari jumlah total 462 desa yang ada di Kabupaten Lamongan,” jelas Yuhronur.
Usai memimpin upacara, Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes ini melanjutkan menyerahkan remisi kepada 457 narapidana yang ada di Lapas kelas IIB Lamongan.
Remisi tersebut diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif. “Juga diberikan sebagai bentuk penghargaan kepada narapidana yang bersungguh-sungguh mengikuti program pembinaan,” terang Bupati.
Salah satu penerima remisi umum ialah Parsimin bin Lamijo yang terjerat kasus penipuan. Dan ditetapkan menerima remisi dua bulan.
Dengan balutan baju adat Padang, Pak Yes juga menyalurkan bantuan sosial berupa uang tunai kepada Veteran Pejuang Kemerdekaan, sebagai bentuk penghormatan jasa para pahlawan yang telah lalu.
Usai merampungkan rangkaian upacara, orang nomor satu di Kota Soto beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan pun turut semarakkan upacara HUT RI di Istana Negara Ibu Kota Nusantara dan Istana Merdeka Jakarta secara dalam jaringan di Pendopo Lokatantra. (fak/ian)






