Surabaya (beritajatim.com) – Massa demonstrasi di depan Mapolrestabes Surabaya, Jalan Veteran, memanas pada Sabtu (30/8/2025). Mereka mendesak agar rekan-rekan yang ditahan sejak demo Jumat hingga Sabtu dini hari segera dibebaskan.
Ketegangan pecah sekitar pukul 16.51 WIB ketika sejumlah peserta aksi dari kelompok masyarakat sipil melempar botol air mineral dan petasan ke arah markas polisi. Aparat kemudian merespons dengan menembakkan gas air mata serta mengerahkan water canon pada pukul 16.59 WIB untuk membubarkan massa.
Kericuhan membuat massa aksi berpencar ke sejumlah ruas jalan, termasuk Jalan Pahlawan dan Jalan Sikatan di utara Mapolrestabes. Beberapa orang ditangkap dan langsung dibawa masuk ke dalam Mapolrestabes Surabaya. Situasi tersebut membuat lalu lintas di Jalan Veteran tersendat, bahkan harus dialihkan.

Tidak lama berselang, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menemui massa aksi pada pukul 17.22 WIB. Ia menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa yang sebelumnya diamankan telah diserahkan kembali kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan meminta massa segera membubarkan diri.
“Terkait rekan-rekan kita yang kemarin sempat kami bawa ke Mapolrestabes Surabaya, dengan ini, tadi kami sudah diskusi dengan LBH, mahasiswa yang diamankan secara keseluruhan sudah kami serahkan kembali kepada LBH,” kata Luthfi. [ram/beq]






