Jember (beritajatim.com) – Partai Demokrat berharap kursi di DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, setelah Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung tempo hari. SBY diibaratkan tokoh pewayangan Kresna yang sedang turun gunung.
“Insyaallah ini pasti ada sesuatu yang menarik. Orang sudah ingat kembali, Bapak Presiden saja sampai turun. Ibarat di pewayangan, Kresna turun gunung. Kresna yang jadi tokoh paling utama di pewayangan sudah bisa merencanakan bagaimana sebenarnya ada perubahan luar biasa di Demokrat Jember,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Jember Try Sandi Apriana, Rabu (31/1/2024).
Jumlah kursi Demokrat di DPRD Jember fluktuatif. Partai ini sempat meraih sembilan kursi pada 2009. Namun sepuluh tahun kemudian tersisa dua kursi. “Beliau berkenan mampir ke Jember untuk melihat Jember kembali bangkit,” kata Sandi.
Demokrat menargetkan tujuh kursi DPRD Jember. “Kami realistis tujuh kursi. Masing-masing daerah pemilihan memperoleh satu kursi. Dari dua kursi ke tujuh kursi sudah luar biasa, kata beliau,” kata Sandi.
Sandi ingin melibatkan tokoh-tokoh masyarakat untuk mengembalikan kejayaan Demokrat, dengan cara mengingat kembali program-program yang sudah lama dijalankan pemerintahan SBY. “Saat ini Demokrat mendukung Pak Prabowo Subianto. Bila Pak Prabowo menang, ada komitmen politik yang sudah disampaikan Demokrat, yakni program-program di zaman SBY bisa dijalankan Pak Prabowo,” katanya.
Sementara untuk pemilihan presiden, Sandi yang saat ini menjabat sekretaris Tim Kampanye Daerah Prabowo-Gibran Jember percaya diri. “Tinggal kita kuatkan kembali. Kalau survei-survei memang ada yang simpang siur. Tapi karena Pak Prabowo ini sebelumnya sudah dua kali mencalonkan diri menjadi presiden dan sekali mencalonkan diri jadi wakil presiden, insyaallah punya modal popularitas yang cukup tinggi di antara yang lain. Tinggal dipoles saja untuk pemenangan,” katanya. [wir]






