Jember (beritajatim.com) – Sambutan yang diterima Agus Harimurti Yudhoyono dari warga, Sabtu (23/4/2022) malam lalu, membuat Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Jember, Jawa Timur, bertekad mendorong dan mendukung sang ketua umum maju dalam pemilihan presiden dua tahun lagi.
Saat itu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat berjalan kaki dari Pendapa Wahyawibawagraha ke alun-alun Kabupaten Jember bersama Wakil Gubernur Jawa Timur dan Ketua Dewan Pimpinan Partai Demokrat Jatim Emil Dardak, Bupati Hendy Siswanto, Ketua Tim Penggerak PKK Kasih Fajarini untuk menghadiri acara Pasar Santri.
Teriakan ‘AHY Presiden’ terdengar beberapa kali. AHY pun tersenyum dan melayani dengan ramah saat sejumlah warga berebut melakukan swafoto (selfie) dengannya. Pengamanan pun tidak begitu ketat, sehingga warga masih memungkinkan berfoto bersama dengan foto putra Presiden RI 2004-2014 Susilo Bambang Yudhoyono itu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”AHY”]
Teriakan ‘AHY Presiden masih terdengar, saat AHY memberikan sambutan di atas panggung. “Saya tidak menyangka ternyata cukup banyak harapan dari masyarakat yang tadi mungkin diekspresikan saat kami berkunjung ke alun-alun. Tentu hal-hal baik dan positif kita amini dan menjadi penyemangat berikhtiar,” katanya kepada wartawan, usai memberikan sambutan.
“Masyarakat aware ada sosok pemimpin muda berkualitas, kapabel, dan mempunyai kemampuan untuk memimpin yang nantinya bisa dipilih pada Pemilu 2024. Kami harap itu berimbas ke Demokrat di bawah, sama seperti zaman Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) dulu,” kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Jember Agusta Jaka Purwana, Selasa (26/4/2022).
“Kami berharap Mas AHY bisa mengerek suara Demokrat ke depan, sehingga bisa lebih banyak lagi orang yang mau mencalonkan diri jadi legislator. Dalam Pemilu 2024, kami realistis dari dua kursi DPRD Jember bisa mendapat 5-6 kursi,” kata Agusta.
Agusta ingat bagaimana saat SBY menjadi calon presiden dan kemudian terpilih dua periode berturut-turut, perolehan suara Demokrat naik drastis. “Di Jember, kami bisa memegang posisi ketua DPRD. Waktu zaman Pak SBY dulu, kartu anggota sampai kekurangan karena banyak permintaan. Kami harap ini terjadi lagi sekarang,” katanya.
“Saya kira bukan hal yang mustahil ketika Mas AHY jadi presiden, karena beliau punya kapabilitas, kapasitas, dan kemampuan memimpin. Beliau juga pernah ikut pemilihan gubernur, yang artinya beliau punya pengalaman. Entah RI-1 atau RI-2, yang jelas Demokrat pantas mengusung beliau menjadi calon pemimpin. Tergantung koalisinya,” kata Agusta. [wir/kun]






