Jember (beritajatim.com) – Partai Demokrat berharap meraih trisukses di Jawa Timur dalam tahun pemilu ini, yakni memperoleh kursi perwakilan parlemen semaksimal mungkin, memenangkan pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan presiden, dan memenangkan pasangan Khofifah Indar Parawansa – Enil Dardak dalam pemilihan gubernur.
Wakil Bendahara Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jatim Mahathir Muhammad mengatakan, saat ini pihaknya berupaya agar pemilihan presiden berlangsung satu putaran. “Tentunya daya gedor, daya dobrak, energi yang harus dikeluarkan harus semakin ditingkatkan,” katanya, Jumat (9/2/2024).
Tim relawan yang dipimpin Mahathir bergerak dari kampung ke kampung dan rumah ke rumah. “Kami menyampaikan bahwa pasangan Peabowo-Gibran adalah yang terbaik. Salah satunya karena di belakangnya ada dua presiden dua periode, Pak Jokowi sukses dua periode dan Pak SBY yang sukses dua periode,” katanya.
“Kita mengharapkan ada pasangan yang bisa melanjutkan program-program Pak SBY yang secara estafet berlanjut ke Pak Jokowi. Tentunya kita berharap yang terpilih dan menang adalah Prabowo-Gibran yang merupakan representasi 20 tahun pemerintahan sebelumnya,” kata Mahathir.
Mahathir mengatakan, ada basis-basis masyarakat di daerah pemilihan Jember dan Lumajang yang perlu perlakuan tertentu. “Saya kira kalau di kota, masyarakat melek informasi dan (Prabowo) menang mutlak di kota. Mungkin yang perlu dikuatkan adalah daerah pinggiran yang lemah akses informasinya. Kami akan turun untuk mengampanyekan Prabowo – Gibran,” katanya.
Mahathir merasakan kode alam. “Saya waktu ke bawah, hampir semua level masyarakat, di grass root, memilih Prabowo – Gibran. Jadi kita mengenal pada 2019 ada dua kekuatan yang berlawanan, Pak Ptrabowo dan Pak Jokowi, sekarang menjadi satu dan menjadi cerminan persatuan. Ini menjadi rekonsiliasi politik yang menjawab bagaimana Indonesia maju,” katanya.
Mahathir menegaskan, Prabowo ingin menjadi jembatan di antara anak-anak muda. “Saya kira ini momentum yang tepat bagaimana anak-anak muda diberi ruang untuk bisa membuktikan bahwa mereka bisa berkarya, memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan bangsa dan anak muda. Dengan demikian anak muda banyak terlibat dalam proses politik maupun suksesi kepemimpinan di berbagai level,” katanya.
Sementara untuk kompetisi memperebutkan kursi DPRD, Mahathir mengingatkan kembali pesan Emil Dardak, Ketua DPD Demokrat Jatim yang juga Wakil Gubernur Jatim. “Pak Wagub menyampaikan bahwa semuanya adalah fastabikhul khoirot, berlomba dalam kebaikan. Kami bergerak, menyapa masyarakat. Tentunya ini ruang kompetisi yang sehat, karena semangat kami adalah bagaimana membesarkan partai sehingga menjadi jalan aspirasi bagi masyarakat agar pembangunan lebih maksimal,” kata Mahathir.
Bagaimana dengan pemilihan gubernur? Mahathir mengatakan, Khofifah dan Emil sudah menyatakan ingin melanjutkan kepemimpinan Jatim untuk periode kedua. “Semangat Bu Khofifah dan Mas Emil selama ini satu kesatuan, di mana masyarakat Jawa Timur sangat mengharapkan kepemimpinan dwi tunggal ini dua periode,” katanya.
Mesin Partai Demokrat dipanasi untuk memuluskan keinginan tersebut. “Ada momen-momen yang berkelanjutan pileg, pilpres, pilgub,” kata Mahathir. [wir]






