Magetan (beritajatim.com) – Demam berdarah dengue (DBD) kembali merebak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Terhitung, sudah 6 warga di RT 3 RW 2 Desa Baron yang terserang penyakit ini.
Menurut warga, saat ini belum ada tindakan khusus dari pemerintah daerah, seperti fogging, untuk mencegah penyebaran DBD.
Salah satu warga yang anaknya terserang DBD mengungkapkan kekesalannya atas lambatnya respon pemerintah.
“Tetangga saya 3, anak-anak itu kena semua. Orang dewasa juga ada. Katanya sih belum ada fogging begitu,” kata Satrio, warga setempat.
Kekhawatiran dia, bukan tanpa alasan. DBD merupakan penyakit yang bisa berakibat fatal, terutama pada anak-anak. Lambatnya penanganan dari pemerintah dikhawatirkan akan memperparah situasi.
“Pemerintah Kabupaten Magetan harus lebih proaktif dalam menangani DBD,” tegas dia.
Terpisah, Agus Yudi Purnomo Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengatakan, pihaknya telah melakukan fogging di wilayah Desa Baron pada 3 April 2024 lalu. Tepatnya, di kawasan KPR Baron.
“ Untuk wilayah desa Baron, tepatnya di KPR Baron sudah dilakukan fogging. Sosialisasi pencegahan dbd sudah kami lakukan secara berkala melalui WA group. Untuk DBD di semua wilayah selalu kami pantau,” katanya. [fiq/but]






