Surabaya (beritajatim.com) – Deltras FC memberi perhatian khusus terhadap ketajaman striker PSIS Semarang, Rafael Rodrigues atau yang akrab disapa Rafinha, jelang pertemuan kedua tim. Pelatih Deltras FC, Widodo Cahyono Putro, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantisipasi ancaman pemain asal Brasil tersebut.
Widodo menyebut para pemainnya sudah memahami langkah yang harus dilakukan untuk meredam pergerakan Rafinha yang dikenal memiliki insting gol tinggi. Menurutnya, striker PSIS itu mampu memanfaatkan peluang sekecil apa pun menjadi gol.
“Rafinha memang pemain yang cerdik. Dia bisa memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun untuk menjadi gol,” ujar Widodo, Rabu (14/1/2026).
Meski demikian, mantan pelatih Persita Tangerang itu menekankan bahwa kekuatan PSIS Semarang tidak hanya bertumpu pada Rafinha semata. Seluruh pemain PSIS, khususnya mereka yang berperan dalam membangun serangan, tetap harus diwaspadai.
Widodo menilai perubahan besar dalam komposisi pemain PSIS pada putaran kedua membuat tim lawan memiliki karakter permainan yang berbeda. “Bukan hanya Rafinha, tetapi pemain lain yang memberikan assist kepadanya juga harus kita matikan,” imbuhnya.
Pada putaran kedua Championship 2025/2026, PSIS Semarang memang melakukan perombakan besar dengan merekrut 14 pemain baru dalam waktu sekitar satu bulan. Perekrutan tersebut mencakup pemain lokal, naturalisasi, hingga pemain asing.
Dari jumlah tersebut, 11 pemain telah didaftarkan ke operator Championship 2025/2026 dan sembilan di antaranya sudah tampil saat PSIS menghadapi PSS Sleman pada Sabtu (10/1/2026). Sementara itu, tiga pemain asing lainnya belum dapat dimainkan karena masih harus menyelesaikan prosedur administrasi pendaftaran pemain asing. (way/but)






