Surabaya (beritajatim.com) – Deltras FC harus mengawali putaran ketiga dengan hasil kurang memuaskan. Tim asuhan Widodo Cahyono Putro itu takluk 1-3 dari PSS Sleman pada laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (14/2/2026).
Pelatih Widodo mengungkapkan sejak awal ia telah menekankan pentingnya kesiapan mental kepada para pemain, mengingat laga ini menjadi pertandingan perdana di putaran ketiga.
“Pemain yang diturunkan bukan berarti dengan kekalahan ini mental para pemain Deltras tidak siap hanya saja di beberapa pemain kondisinya tengah menurun,” ungkapnya.
Menurut Widodo, penurunan kondisi sejumlah pemain menjadi celah yang mampu dimanfaatkan lawan untuk mengembangkan permainan. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras timnya sepanjang pertandingan.
“Nah, itu yang dimanfaatkan oleh Sleman. Selamat untuk Sleman bisa memenangkan pertandingan sore hari ini dan tentunya terima kasih untuk kerja kerasnya bagi pemain kami,” imbuhnya.
Sementara itu, kapten Deltras FC, Wisal El Burji, juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang maksimal meski hasil akhir tidak berpihak pada timnya.
“Untuk hasil ini, saya apresiasi kepada rekan-rekan saya yang telah berjuang keras, namun hasil tidak berpihak pada kita. Dan kami akan bangkit di pertandingan selanjutnya,” ujarnya.
Dalam pertandingan tersebut, PSS Sleman membuka keunggulan melalui gol Frederic Injai pada menit ke-49. Deltras sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Sandi Sute pada menit ke-52.
Namun tuan rumah kembali menjauh setelah Riko Simanjuntak mencetak gol pada menit ke-76, disusul gol penutup dari Gustavo Tocantins pada masa injury time (90+8’). Hasil ini membuat Deltras FC harus mengakui keunggulan PSS Sleman dalam laga pembuka putaran ketiga. (way/kun)






