Magetan (beritajatim.com) – Debat perdana pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Magetan dalam Pilkada 2024 berlangsung pada Kamis (17/10/2024) di Gedung PGRI Magetan. Tiga pasangan calon (paslon) beradu visi, misi, dan program unggulan mereka dalam membangun Magetan ke arah yang lebih baik. Berikut ulasan dari masing-masing paslon.
Paslon Nomor 1: Nanik Endang Rusminiarti – Suyatni Priasmoro
Pasangan Nanik Suyatni menekankan pentingnya melestarikan budaya Magetan dan menjadikannya sebagai kekuatan bersaing di tingkat nasional maupun global. Visi mereka adalah memajukan Magetan melalui pendidikan yang berbasis pada keteladanan dan pengenalan budaya. Nanik mengajak seluruh masyarakat Magetan untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya lokal agar dapat bertahan dan memiliki daya saing tinggi.
“Kami yakin bahwa melalui budaya, kita bisa bersatu dan membawa Magetan lebih maju. Dengan pendidikan dan keteladanan, budaya kita akan tetap lestari dan menjadi daya saing Magetan di kancah nasional,” ungkap Nanik
Paslon Nomor 2: Hergunadi – Basuki Babussalam
Pasangan calon nomor urut 2, Hergunadi Basuki, mengusung tema “Magetan Hebat, Maju Berkelanjutan”. Mereka fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM), peningkatan ekonomi, perbaikan infrastruktur, dan reformasi birokrasi. Selain itu, Hergunadi juga menekankan pentingnya stabilitas harga pertanian, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan layanan keamanan bagi masyarakat.
“Magetan Hebat adalah visi kami. Kami ingin Magetan lebih maju melalui peningkatan SDM dan ekonomi. Infrastruktur yang memadai, birokrasi yang lebih tertata, serta lapangan kerja yang terbuka luas adalah kunci untuk membawa Magetan ke arah yang lebih hebat,” jelas Hergunadi.
Paslon Nomor 3: Sujatno dan Ida Yuhana Ulfa
Pasangan Sujatno dan Ida mengusung konsep “Gotong Royong Magetan Juara” dengan visi membangun Magetan yang kompetitif, baik di tingkat lokal maupun global. Menurut mereka, pembangunan SDM yang berintegritas dan kompeten adalah kunci utama.
Paslon ini juga fokus pada pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor pertanian, perikanan, peternakan, pariwisata, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu program unggulan mereka adalah pinjaman tanpa bunga untuk wirausaha muda dan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
“Kami ingin Magetan bisa bersaing di level global, namun tetap berpegang pada nilai-nilai gotong royong. Pembangunan SDM yang kompeten dan integritas tinggi adalah prioritas kami. Pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor juga akan menjadi fokus kami, terutama untuk mendukung petani, peternak, dan wirausaha muda,” kata Sujatno. [fiq/beq]






