Pasuruan (beritajatim.com) – Debat publik ke dua yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasuruan kali ini menguji kecakapan visi misi calon wakil bupati Pasuruan. Selama debat, dua paslon dengan nomor urut 01 yakni Mujib Imron – Wardah Nafisah dan paslon nomor urut 02, Rusdi Sutedjo – Shobih Asrori saling memaparkan visi misinya.
Keduanya saling adu argumen dengan menjawab tantangan dari tiga panelis yang sudah disiapkan oleh KPU Kabupaten Pasuruan. Ketiga panelis ini merupakan profesional dari unsur pendidikan yakni dari Universitas di Probolinggo dan dua panelis lainnya dari Universitas di Malang.
Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Ainul Yaqin mengatakan bahwa pemilihan panelis ini sudah dipilih secara matang. Bahkan sebelum dilakukannya debat kedua ini pihak KPU sudah melakukan rapat pleno dalam pembahasan teknis.
“Sebelumnya kami juga sudah melakukan rapat pleno dan melakukan rapat dengan masing-masing LO paslon. Dan alhamdulillahnya debat kali ini berjalan lancar dan kami belajar daei debat sebelumnya agar tidak terulang lagi,” jelasnya Minggu (27/10/2024).
Senada dengan Yaqin, Komisioner Bawaslu Zahid juga mengatakan hal yang sama. Dirinya mengatakan bahwa pada debat kali ini tidak ada hal yang menonjol dan semuanya sudah sesuai dengan peraturan KPU.
“Semua masa pendukung tertib dan mentaati peraturan yang dibuat oleh KPU. Karena sebelumnya sudah dilakukan evaluasi, dan evaluasi itu sudah diterapkan,” katanya. [ada/aje]






