Bangkalan (beritajatim.com) – Penerima Bantuan Sosial di Kabupaten Bangkalan, setiap tahun semakin meningkat. Tak tanggung-tanggung jumlahnya hingga mencapai 24,5 ribu penerima manfaat.
Data Bantuan Sosial (Bansos) tersebut diketahui akumulasi penerima dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Tak hanya itu, data pengajuan penerima bantuan itu setiap tahunnya akan terus bertambah.
Kepala Dinas Sosial Bangkalan, Wibagio menjelaskan, bahwa penerima bantuan berkurang karena pengajuan terus bertambah. Apalagi, data yang sudah diterima tidak dapat dihapus. “Yang sudah diunggah tidak bisa kami hapus, karena itu kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos),” ujarnya, Selasa (14/12/2021).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemkab-bangkalan”]
Sehingga, penerima yang sejak awal terdaftar tidak dapat dihapus meski kondisi ekonominya telah membaik. Diketahui, jumlah penerima Bansos di tahun 2020 sebanyak 110 penerima. Angka tersebut terus merangkak naik memasuki awal 2021. Hingga saat ini kenaikan terus bertambah dan mencapai angka 134.555 penerima. “Rinciannya yakni penerima BPNT 82.347 orang sementara sisanya sebanyak 52.208 adalah penerima PKH,” terangnya.
Meski begitu, pihaknya terus melakukan upaya verifikasi dan validasi data di lapangan. Kini ia menerjunkan petugas untuk melakukan verval sehingga nantinya dapat memfilter penerima.
“Petugasnya juga dari program Kemensos, sehingga nanti jika ada yang sudah tidak layak menerima, bisa dilaporkan ke pusat agar dihapus. Pastinya kami akan terus berupaya agar program bantuan ini tepat sasaran,” tandasnya.[sar/kun]






