Ringkasan Berita
- Muhammad Abdul Jabbar, santri kelas 10 SMA Darul Ulum Poncol, berhasil membawa pulang dua medali perunggu cabang lead climbing dan speed climbing di O2SN Kabupaten Magetan 2026.
- Keberhasilan Abdul Jabbar menegaskan bahwa Pondok Pesantren Unggulan Annajah membentuk santri disiplin, bermental juara, dan berakhlak mulia melalui program akademik dan ekstrakurikuler terpadu.
- Annajah Poncol menghadirkan program pembinaan lengkap: mengaji, MIPA, bahasa, dan olahraga prestasi, menjadi solusi bagi orang tua untuk anak saleh, cerdas, dan berprestasi.
Magetan (beritajatim.com) – Pondok Pesantren Unggulan Annajah YPM Darul Ulum Poncol kembali membuktikan diri sebagai pesantren pencetak generasi unggul yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga tangguh dalam prestasi nasional.
Adalah Muhammad Abdul Jabbar, santri kelas 10 B SMA Darul Ulum Poncol, yang sukses mengharumkan nama pesantren dengan meraih dua medali perunggu dalam ajang bergengsi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Magetan cabang panjat tebing nomor lead climbing dan speed climbing.
Ajang tersebut berlangsung di SMK Yosonegoro pada 12 Mei 2026 dan menjadi saksi bagaimana seorang santri mampu bersaing, bertarung, dan berdiri di podium juara.
Yang membuat banyak orang takjub, Abdul Jabbar bukan atlet profesional dari sekolah olahraga besar. Ia adalah santri yang setiap harinya hidup dalam disiplin pesantren, mengaji, belajar kitab, menjaga adab, sekaligus berlatih dengan penuh semangat. Dalam waktu latihan sekitar satu bulan, ia berhasil menembus persaingan ketat dan membawa pulang dua medali sekaligus.
Pengurus pesantren, M. Shofiulloh menjelaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari proses pendidikan yang serius dan terarah.
“Santri ini melewati tiga tahap seleksi dari ratusan santri yang ada di pondok. Alhamdulillah berhasil meraih dua medali perunggu di cabang lead climbing dan speed climbing,” ungkapnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Pondok Pesantren Unggulan Annajah bukan sekadar tempat mondok biasa. Di sini, santri ditempa menjadi pribadi disiplin, bermental juara, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.
Di tengah kekhawatiran banyak orang tua terhadap pergaulan bebas, kecanduan gadget, dan krisis akhlak generasi muda, Ponpes Unggulan Annajah hadir sebagai jawaban. Pesantren ini tidak hanya menjaga akidah dan akhlak anak, tetapi juga membuka jalan menuju prestasi dan masa depan gemilang.
Program pembinaan di pesantren dirancang lengkap dan modern. Selain program unggulan akademik seperti percepatan baca kitab, MIPA, dan bahasa, para santri juga dibina melalui berbagai ekstrakurikuler prestasi seperti futsal, voli, lari, hingga panjat tebing dengan fasilitas dan pelatih yang kompeten.
“Tak heran jika banyak wali santri mulai melirik Pondok Pesantren Unggulan Annajah YPM Darul Ulum Poncol sebagai tempat terbaik untuk membentuk anak yang saleh, cerdas, mandiri, dan berprestasi,” pungkasnya. [fiq/suf]






