Surabaya (beritajatim.com) – Kontingen atlet pelajar Jawa Timur (Jatim) sukses mengukuhkan diri sebagai Juara Umum Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2025. Jatim mendominasi perolehan medali dengan total 12 keping. Rinciannya, Jatim berhasil menyabet 5 medali emas, 2 perak, dan 5 perunggu.
Capaian ini menumbangkan pesaing berat, DKI Jakarta, yang berada di posisi kedua dengan 10 medali. Sementara itu, Jawa Tengah menempati peringkat ketiga dengan 9 medali.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai mengapresiasi keberhasilan ini. Menurutnya, gelar Juara Umum ini bukan pencapaian instan, melainkan hasil dari proses pembinaan yang sistematis dan berjenjang.
“Ini hasil kerja keras yang tidak instan. Pelajar Jawa Timur mental dan fisiknya luar biasa,” tegas Aries di Surabaya, Minggu (23/11/2025).
Aries menegaskan, pembinaan atlet dilakukan mulai dari level sekolah, kabupaten/kota, provinsi, hingga ke tingkat nasional. “Alhamdulillah, tahun ini mereka menuntaskan perjuangan dengan prestasi terbaik,” imbuhnya.
Gelar Juara Umum 2025 ini memiliki makna penting. Aries menyebut, Jatim terakhir kali menyabet gelar ini pada tahun 2019. Ia menilai, para atlet pelajar telah menunjukkan karakter fighting spirit yang luar biasa.
“Sejak 2019, Jawa Timur belum kembali meraih juara umum. Capaian 2025 ini menjadi titik kebangkitan prestasi olahraga pelajar Jatim,” kata Aries.
Perolehan medali Jatim disumbangkan secara merata oleh seluruh jenjang pendidikan. Antara lain, SD Sederajat 2 emas, 1 perak, 3 perunggu. SMP Sederajat 1 emas, 2 perak. SMA/SMK Sederajat 2 emas, 1 perak.
Medali-medali tersebut banyak diraih dari cabang olahraga unggulan seperti karate, pencak silat, dan senam.
Aries juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh ekosistem pendidikan, termasuk pelatih, guru pembina, dan orang tua siswa. “Sinergi ini yang membuat Jatim selalu unggul,” ucapnya.
Menatap O2SN tahun depan, Dindik Jatim telah menyiapkan strategi lebih matang. “Tahun 2026 akan ada penambahan cabang olahraga. Kami sudah siapkan pembinaan lebih terstruktur agar atlet pelajar Jatim bisa tampil lebih kuat,” jelas Aries.
Target Jatim bukan hanya mempertahankan gelar Juara Umum, tetapi juga mencetak atlet pelajar yang mampu bersaing di kancah internasional.
“Jatim harus menjadi rumah terbaik bagi lahirnya talenta olahraga masa depan Indonesia. Kami ingin anak-anak ini membawa nama Jatim sekaligus Merah Putih di panggung dunia,” tutup Aries. [ipl/suf]






