Ponorogo (beritajatim.com) – Panggung utama yang berada di sisi selatan Alun-alun Ponorogo diperluas. Perluasan dilakukan dengan cara memperlebar sisi timur dan sisi barat panggung. Bahkan ada tambahan space kurang lebih 1 meter untuk memperlebar panggung di sisi utara.
Saat ini proses pengerjaannya pada penggalian pondasi. Dengan begitu, panggung yang biasanya rutin digunakan untuk pertunjukan Grebeg Suro dan Festival Reog itu lebih luas. Penampil bisa semakin leluasa dalam menggunakannya.
“Revitalisasi panggung utama Alun-alun ini untuk memperluas dan mempercantik. Kan setiap tahun pasti digunakan untuk event nasional,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo, Sabtu (5/11/2022).
[berita-terkait number=”3″ tag=”alun-alun-ponorogo”]
Jamus, panggilan karib Jamus Kunto Purnomo mengungkapkan, revitalisasi panggung utama ini sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Anggaran untuk revitalisasi panggung utama ini, kata Jamus dari dana corporate social responsibility (CSR) dari Bank Jatim. Dana CSR dari Bank Jatim untuk revitalisasi panggung utama ini senilai Rp200 juta. “Dananya dari CSR Bank Jatim senilai Rp200 juta,” katanya.
Selain untuk memperluas panggung utama, anggaran senilai Rp200 juta itu juga untuk mempercantik dinding belakang. Pengerjaan memperluas dan mempercantik panggung utama Alun-alun Ponorogo ditarget selesai pengerjaannya pada akhir bulan Desember nanti. “Target pengerjaan revitalisasi selesai pada akhir bulan Desember nanti,” katanya.
Jamus menambahkan bahwa perluasan dan mempercantik panggung ini merupakan bagian dari tahapan face-off panggung utama Alun-alun Ponorogo. Rencananya, panggung utama bakal ditambahkan gesung penyimpanan alat dan ruang kesehatan yang berada di kanan dan kiri panggung.
“Face-off tidak bisa langsung dilakukan pada tahun ini. Melihat anggaran yang ada, semoga bisa direalisasikan tahun depan,” pungkasnya. [end/suf]






