Surabaya (beritajatim.com) – Warga yang menjalani isolasi mandiri kini secara perlahan
berpindah ke tempat isolasi terpusat yang telah disediakan oleh pihak Forkopimda Surabaya.
Pemindahan warga itu mendapat pantauan langsung dari Dandim 0830/Surabaya Utara, Kolonel Inf Sriyono.
Bukan hanya itu saja, kegiatan itu juga diwarnai dengan adanya pendistribusian sembako dari Pemkot Surabaya bagi warga Kecamatan Tandes, Surabaya.
“Sehingga, warga yang menjalani isolasi mandiri yang dipindahkan ke tempat isoter bisa terpantau dan dirawat dengan baik,” ujar Sriyono. Rabu (18/8/2021).
Setidaknya, terdapat 115 paket sembako yang saat ini didistribusikan oleh pihak Kodim. Pendistribusian itu, dilakukan langsung oleh pihak Babinsa dengan harapan paket sembako itu, bisa tepat sasaran.
Sementara itu pada rapat koordinasi yang digelar secara virtual bersama Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto mengungkapkan jika pihaknya sudah memindahkan seribu warga yang menjalani isolasi mandiri, ke tempat isolasi terpusat atau isoter.
Diakui Suharyanto, pemindahan itu merupakan komitmen dari Forkopimda Jatim yang sebelumnya mendapat instruksi langsung dari Menko Marves untuk melakukan upaya percepatan pemutusan rantai pandemi Covid-19.
“Untuk Jatim, per hari ini sudah seribu lebih,” kata Pangdam dalam rakor virtual pada Rabu, 18 Agustus 2021 sore.
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-19″]
Ia memastikan, jika jangka waktu pemindahan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat, akan terlampaui sebelum batas waktu yang sebelumnya sudah ditetapkan, yakni 3 minggu.
“Itu kita lakukan setiap hari. Tadi pagi juga sudah kita gelar apel gelar pemindahan warga yang menjalani isoman ke tempat isoter,” pungkasnya.
Dirinya pun optimis jika upaya itu, menurutnya mampu menekan angka kematian yang ditimbulkan akibat Covid, terlebih di wilayah Provinsi Jawa Timur.
“Iya, untuk mempekecil angka kematian kasus Covid,” jelasnya. (ted)






