Ponorogo (beritajatim.com) – Setiap hari di Kabupaten Ponorogo, selalu ada yang daftar haji ke kantor Kementerian Agama (Kemenag). Data dari Kemenag Ponorogo, rata-rata setiap hari ada 4-5 orang yang mendaftar untuk memenuhi salah satu rukun islam tersebut. Meski mereka mengetahui untuk berangkatnya masih harus menunggu puluhan tahun lamanya.
“Rata-rata ada 4-5 orang yang daftar haji setiap harinya,” kata Kasie Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Ponorogo, Marjuni, Jumat (10/05/2024).
Data Kemenag Ponorogo hingga bulan April 2024 lalu, sudah ada 17.519 orang yang mendaftar haji ke Tanah Suci Saudi Arabia. Jika estimasi jumlah pemberangkatan setiap tahunnya 500 orang, maka waktu tunggu yang dibutuhkan hingga 35 tahun. Sehingga diperkirakan, jika ada yang daftar hari ini, maka akan berangkat haji pada tahun 2059.
“Update per bulan April itu ada 17.519 jemaah yang daftar. Jika dihitung-hitung setahun rata-rata yang berangkat 500 orang, ya butuh waktu lebih 34 tahun,” katanya.
Marjuni mengeklaim untuk tahun ini, jumlah jemaah haji yang berangkat dari Kabupaten Ponorogo yang terbanyak dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di eks karesidenan Madiun. Untuk tahun 2024 atau 1445 hijriah, jemaah haji asal Ponorogo yang bakal berangkat haji sebanyak 620 orang.
“Tahun ini Ponorogo terbesar di eks Karesidenan Madiun,” katanya.
Jumlah 620 jemaah haji dari Ponorogo itu, akan terbagi menjadi 2 kelompok terbang (kloter). Ditinjau jadwal yang dikeluarkan oleh embarkasi Surabaya, jemaah haji Ponorogo di kloter 19 dan kloter 20. Di mana jemaah haji asal Ponorogo dari 2 kloter itu, akan berangkat pada tanggal 15 Mei 2024. Namun, jadwal keberangkatannya dari 2 kloter itu berbeda.
Diakui oleh Marjuni, memang keberangkatan itu jamnya tidak bisa disamakan. Sebab, sesuai dengan penjadwalan kloter di embarkasi Surabaya, jemaah haji yang masuk asrama haji harus tepat waktu, tidak boleh maju atau mundur waktunya.
“Kloter 19 masuk ke asrama haji Sukolilo Surabaya pukul 08.00 WIB dan kloter 20 pada pukul12.00 WIB,” pungkasnya. [end/but]






