Surabaya (beritajatim.com) – Serial Culture Shock merupakan tayangan drama remaja terbaru yang mulai dirilis pada 21 Februari 2025 melalui layanan streaming Vision+. Dibintangi oleh Davina Karamoy dan Ajil Ditto, serial ini mengangkat realita yang dihadapi remaja dalam menyikapi benturan budaya serta perbedaan nilai antara generasi muda dan orang tua di era modern.
Alur Cerita
Kisah dalam serial ini mengikuti perjalanan seorang pemuda bernama Riko (diperankan oleh Ajil Ditto), remaja berusia 17 tahun asal Muara Enim, Sumatera Selatan.
Ia memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya di Jakarta. Setibanya di ibu kota, Riko dihadapkan pada berbagai perubahan drastis dalam lingkungan sosialnya—dari gaya pergaulan hingga sistem nilai yang sangat kontras dengan tempat asalnya.
Riko pun memiliki tekad pribadi yang tak biasa: ia berjanji untuk menjaga keperjakaannya hingga usia 30 tahun, keyakinan yang menurutnya akan membawa akibat besar apabila dilanggar.
Di sekolah baru, ia bertemu dengan Sabrina (Davina Karamoy), seorang siswi yang tengah mencari jati diri dan validasi dari sekitarnya. Pertemuan keduanya menjadi titik awal dinamika hubungan yang rumit namun penuh makna, menjadi garis utama dalam cerita.
Lebih dari sekadar kisah cinta remaja, Culture Shock mengangkat isu penting mengenai komunikasi antara anak dan orang tua. Serial ini menyoroti pentingnya saling memahami perbedaan cara pandang antargenerasi, yang kerap kali menjadi sumber konflik dalam rumah tangga.
Karakter-karakter dalam serial ini juga memberikan gambaran tentang pentingnya edukasi seksual yang sehat dan terbuka.
Alih-alih sekadar melarang, pendekatan dialog yang disampaikan menjadi refleksi bahwa pembatasan tanpa pemahaman justru dapat menimbulkan risiko dan rasa penasaran yang tidak terkontrol.
Dalam wawancaranya, Thaleb Wirachman Wahjudi selaku Kepala Produksi Vision+ menyampaikan bahwa Culture Shock berhasil menyuguhkan tema-tema sensitif dengan gaya penceritaan ringan dan penuh humor. Menariknya, serial ini tetap menjaga batasan dengan tidak menampilkan adegan yang vulgar, menjadikannya tayangan yang cocok dinikmati bersama keluarga.
Peran Davina sebagai Sabrina memperlihatkan pendewasaan aktingnya dalam memerankan karakter yang emosional dan berlapis. Sabrina digambarkan sebagai sosok remaja yang mencoba beradaptasi dengan lingkungan barunya sembari menghadapi tekanan sosial serta keinginan untuk diterima. Davina mampu menampilkan sisi rentan dan kuat dari karakternya secara seimbang, memperkuat pesan emosional serial ini.
Culture Shock merupakan tontonan yang relevan bagi remaja dan keluarga di masa kini. Serial ini menyajikan tema penting seperti tantangan masa pubertas, pendidikan nilai moral, serta pentingnya komunikasi terbuka di dalam keluarga. Dengan jalan cerita yang kuat dan akting para pemain yang meyakinkan, serial ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga menjadi bahan refleksi bersama.
Penonton dapat menyaksikan Culture Shock melalui Vision+ dan Netflix. Dua episode pertama tersedia secara gratis, sementara episode-episode berikutnya dapat diakses melalui langganan Vision+ Premium. [aje]






