Madiun (beritajatim.com) – Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo mengeluarkan pers rilis terkait prediksi cuaca ekstrem yang terjadi saat lebaran nanti. Cuaca ekstrem diprediksi terjadi di hampir semua wilayah Jawa Timur termasuk 6 wilayah di kawasan Madiun Raya.
Yakni Kota dan Kabupaten Madiun, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan. Dalam surat yang ditandatangani Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan itu memuat sejumlah hal.yang mengakibatkan adanya prediksi cuaca ekstrem.
Berdasarkan analisis kondisi iklim di sebagian wilayah Jawa Timur saat ini berada pada masa peralihan atau pancaroba dari musim hujan menuju musim kemarau dan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur masih signifikan terdapat potensi peningkatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah dalam beberapa hari kedepan.
BACA JUGA:
Catat Periode Cuaca Ekstrem Saat Mudik, Ini Pesan dari BMKG
Hasil analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan aktifnya gelombang equatorial Rossby yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Jawa Timur diperkirakan masih akan terjadi hingga tanggal 21 April 2023.
Kemudian, aktifnya gelombang Kelvin yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah Jawa Timur diperkirakan akan terjadi pada tanggal 17- 18 April 2023. Serta kondisi suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih cukup hangat dengan anomali antara + 1.0 s/d +1.0 C, mengakibatkan suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer.
BACA JUGA:
Cuaca Ekstrem Landa Madiun Raya Hingga 15 April 2023
“Kondisi tersebut mempengaruhi pembentukan awan-awan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrim seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es. Perlu diwaspadai pada saat lebaran diperkirakan beberapa wilayah berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” tulis Taufiq dalam press rilis yang dikeluarkan pada Senin 17 April 2023 itu.
Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan seperti potensi genangan, banjir, hujan es, puting beliung dan angin kencang. Juga terus selalu memantau informasi terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui website www.juanda.bmkg.go.id/radar. [fiq/suf]






