Blitar (beritajatim.com) – Jaringan CSO Peduli ABH, sebuah forum yang bertujuan untuk memenuhi hak-hak anak berhadapan dengan hukum di LPKA Kelas 1 Blitar melalui Program Inklusi PKBI Daerah Jawa Timur, telah mengadakan rangkaian acara Hari Anak Nasional dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju.” Acara ini berlangsung selama 2 hari, tepatnya pada tanggal 20-21 Juli 2023, di LPKA Kelas 1 Blitar.
Rangkaian acara pada tanggal 20 Juli mencakup beragam perlombaan olahraga seperti voli, catur, tenis meja, serta kegiatan outbound. Selanjutnya, pada tanggal 21 Juli 2023, diadakan Puncak Acara Hari Anak Nasional (HAN).
Kegiatan HAN 2023 ini bertujuan untuk memenuhi hak anak, khususnya anak berhadapan dengan hukum di LPKA Kelas 1 Blitar. Dengan menyelenggarakan acara di LPKA ini, CSO Peduli ABH berharap dapat menyadarkan setiap individu, orang tua, keluarga, pendidik, masyarakat, dunia usaha, media, pemerintah, dan semua pihak akan pentingnya peran, tugas, dan kewajiban mereka dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak.
“Diselenggarakannya Rangkaian Acara Hari Anak Nasional 2023 diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi adik-adik binaan di LPKA Kelas 1 Blitar serta menjadi ruang aspirasi untuk mereka,” ungkap Project Officer Inklusi PKBI Daerah Jawa Timur, Nafila Ikrima.
BACA JUGA:
Cairan Lindi Sampah Mencemari Sungai Brantas di Blitar
Jaringan CSO Peduli ABH yang terdiri dari berbagai lembaga, termasuk PKBI Daerah Jawa Timur, LPKA Kelas 1 Blitar, Dinas Pendidikan Wilayah Blitar, DP3AP2KB Kota Blitar, DP3AP2KB Kabupaten Blitar, Forum Anak Bumi Bung Karno Kota Blitar, Forum Anak Kabupaten Blitar, UNISBA, UNU Blitar, GRANAT Kota Blitar, Aisyiyah Kabupaten Blitar, Santo Yosef Blitar, Sapuan Blitar, LDK Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Blitar, dan Fatayat NU Kota Blitar, telah bersatu untuk satu tujuan yang sama, yaitu memenuhi hak-hak anak berhadapan dengan hukum, khususnya di LPKA Kelas 1 Blitar, wilayah Jawa Timur. Rangkaian Kegiatan Hari Anak Nasional 2023 juga mendapatkan dukungan dari UNICEF, Wepose, Rumah Kinasih, Sanggar Anak Negeri, dan Blitar Terkini.
Salah satu mitra dari Jaringan CSO Peduli ABH, Paroki Santo Yosef Blitar, diwakili oleh Ibu Sisilia Yulianti, menyatakan tujuan keterlibatan organisasinya, “Kami sebagai umat Katolik dan Kristiani pada umumnya, peduli pada semua orang yang memerlukan bantuan, yang terasing, termasuk adik-adik ABH. Harapannya, dengan mengadakan kegiatan Hari Anak Nasional tahun 2023 ini, anak-anak ABH bisa merasa terobati dan semoga keahlian yang mereka pelajari selama di LPKA Kelas 1 Blitar dapat mereka terapkan setelah keluar dari sini.”
Perlombaan olahraga dan kegiatan outbound yang diselenggarakan bertujuan untuk memenuhi hak rekreasi para ABH sekaligus melibatkan mereka dalam interaksi dengan anak-anak di luar LPKA Kelas 1 Blitar. Pemenang dari setiap cabang perlombaan dan outbound mendapatkan hadiah dari berbagai mitra, termasuk DPRD Kota Blitar.
Puncak acara Hari Anak Nasional 2023 pada tanggal 21 Juli 2023 dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Kanwil Kemenkumham, Kemenag, Dinas Kesehatan Kota Blitar, Dinas Pendidikan Cabang wilayah Blitar, BAPAS Kediri, RAN BNN, DPA3AK Provinsi Jatim, DP3AP2KB Kota Blitar, UNISBA, Rumah Kinasih, Forum Anak Bumi Bung Karno Kota Blitar, Forum Anak Kabupaten Blitar, LDK Pimpinan Muhammadiyah, UIN Tulungagung, UNU Blitar, GRANAT Kota Blitar, dan mitra lainnya.
BACA JUGA:
Polres Blitar Lakukan Penyekatan Terkait Acara Pengesahan PSHT
Puncak acara diawali dengan penampilan hadroh oleh ABH LPKA Kelas 1 Blitar untuk menyambut kedatangan Walikota Blitar, Bapak Drs. H. Santoso, M.Pd. Selanjutnya, Walikota Blitar membuka pameran karya ABH yang memamerkan photovoice hasil jepretan ABH, lukisan, dan batik ciprat hasil pelatihan dan kelas rutin minat bakat semenjak tahun 2022. Walikota juga menyaksikan penampilan jingle “Three End” dan jingle “Forum Anak Nasional” yang berarti penolakan kekerasan terhadap perempuan dan anak oleh Forum Anak Bumi Bung Karno Kota Blitar dan Forum Anak Kabupaten Blitar.
Kegiatan selanjutnya termasuk pembacaan deklarasi anti kekerasan oleh Forum Anak Provinsi Jawa Timur bersama para hadirin, penampilan teater dengan judul “Kami Ingin Berubah” yang melibatkan SAPUAN Blitar, dan penyerahan hadiah dari perlombaan olahraga dan outbound kepada para ABH dan forum anak di LPKA Kelas 1 Blitar.
Dalam penutupan acara HAN 2023 ini, diharapkan bahwa para mitra dalam Jaringan CSO Peduli ABH Program Inklusi PKBI akan terus berupaya memenuhi hak-hak ABH, mengubah pandangan masyarakat terhadap mereka, dan mendukung proses reintegrasi mereka ke dalam masyarakat setelah masa pembinaan di LPKA Kelas 1 Blitar berakhir. [owi/beq]






