Surabaya (beritajatim.com) – Musisi Charly Van Houten belakangan turut mewarnai skena musik dangdut koplo. Beberapa kali ia tampil di kanal YouTube Music Interactive dan membawakan lagu yang sudah diaransemen ulang menajdi koplo.
Lagu Mandek Nangis gubahan Gopy dan Lintang Ati karya Dwi Putra adalah dua lagu yang pernah ia bawakan. Namun, yang membuat nama Charly kembali populer adalah penampilannya membawakan Mendung Tanpo Udan milik Ndarboy Genk.
Lagu yang di-cover Charly yang berjudul Widodari dari Denny Caknan dan Guyon Waton bahkan masih memasuki trending musik di YouTube. Meski dikenal sebagai penyanyi beraliran Pop Melayu, kefasihan Charly dalam menyanyikan lagu-lagu dangdut koplo juga bukan barang rahasia lagi. Meski me-cover karya orang, tentu ia tetap dapat memberikan nyawa pada setiap lirik yang dinyanyikannya.
Pentolan Band Setiaku ini memang selalu antusias dan menghayati setiap lagu yang dibawakannya. Jadi, tak heran banyak penggemarnya yang turut bersenandung hingga dalam hati, seolah turut merasakan menjadi bagian dari setiap liriknya.
Dari lagu-lagu yang dibawakannya di kanal Musik Interaktive tersebut, menunjukkan bahwa penyanyi asli Cirebon itu juga lancar menggunakan Bahasa Jawa. Tak ayal, jika banyak yang semakin kagum dengannya. Lama tak melakukan tour musik dari panggung ke pangung seperti tahun-tahun sebelumnya, dengan begini para Setiaku mengaku setidaknya rindunya telah terobati.
Warganet pun tampak meninggalkan respon positifnya di kanal YouTube Music Interaktive tersebut.
“Ngena banget kalo kak charly bawainnya.” ujar Ima Hafida
“MasyaAllah suaranya bikin merinding… lembut gmna gt langsung kena ke ati,” kata Yeni Yuniarti
“Bagus banget bang Charly merinding dengerin nya salut Sehat terus bang,” ujar Joko_o
Charly kini memang kerap terlihat aktif di YouTube, dengan gitar kesayangannya ia sesekali me-cover lagu penyanyi lain. Bahkan, juga sering membawakan lagunya sendiri semasa masih bergabung dalam ST12 dulu. Bagi Charly, musik adalah hidupnya. (fyi/tur)






