Ponorogo (beritajatim.com) – Pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih sudah berjalan 11 hari di bumi reog. Data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ponorogo, para petugas panitia pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) sudah melakukan coklit ratusan ribu data pemilih. Tercatat, sudah 62 persen atau 478.124 data pemilih yang sudah tercoklit oleh petugas pantarlih.
“Untuk Kabupaten Ponorogo per hari ini, data pemilih yang tercoklit sudah 62 persen,” kata Komisioner KPU Ponorogo, koordiv perencanaan, data, dan informasi, Khusnul Khotimah, Jumat (04/07/2024).
Dengan hasil yang sudah diperoleh saat ini, Khusnul optimistis kegiatan coklit di Kabupaten Ponorogo sudah selesai sebelum tanggal 24 Juli 2024 nanti. Ia pun selalu berkoordinasi dengan PPK di setiap kecamatan untuk melaporkan hasil coklit setiap harinya. Sehingga, Khusnul bisa memprediksi kapan kegiatan coklit itu akan rampung.
“Kita targetkan sebelum tanggal 24 Juli 2024 nanti, coklit data pemilih untuk Pilkada sudah selesai. Jadi petugas pantarlih sudah menunaikan tugasnya sebelum yang ditentukan,” katanya.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, Khusnul menyebutkan bahwa dalam melakukan coklit, petugas pantarlih tidak menemukan kendala yang berarti. Permasalahan datang justru dari sistemnya. Kadang, saat akan mengupload data, sistem mengalami down. Namun, keadaan itu pun juga tidak berlangsung lama.
“Kendala nyaris tidak ada. Ya kadang sistem ketika digunakan sempat down,” katanya.
Untuk diketahui sebelumnya, sebanyak 2.909 petugas pantarlih melakukan kegiatan coklit di wilayah Kabupaten Ponorogo sejak tanggal 24 Juni 2024. Ribuan pantarlih itu, bertugas untuk memperbarui data pemilih penduduk potensial pemilu (DP4) sebanyak 771.168 orang. Jumlah tersebut tersebar di 1.515 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Ponorogo untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
Pantarlih tidak hanya bertugas mencocokkan data, tetapi juga memberikan penjelasan kepada warga mengenai pentingnya partisipasi dalam pemilu dan proses pemutakhiran data ini. Diharapkan, kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memastikan data pemilih yang akurat dan valid.[end/but]






