Pamekasan (beritajatim.com) – Coffee Morning menjadi salah satu sarana penting bagi Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto guna menyikapi berbagai perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat.
Kegiatan kopi pagi tersebut diikuti para pejabat utama hingga kapolsek jajaran di lingkungan Polres Pamekasan, digelar di kediaman Kapolres Pamekasan, kompleks Polres Pamekasan, Jl Stadion 81 Pamekasan, Rabu (7/5/2025).
“Coffee Morning sengaja kita lakukan bukan tanpa alasan, sebab kegiatan ini relatif lebih santai namun cukup efektif untuk menganalisa dan mengevaluasi kinerja anggota dalam melaksanakan tugas di lapangan,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto.
Selain untuk peningkatan sektor pelayanan bagi masyarakat, sekaligus upaya pemeliharaan kamtibmas, juga dilakukan sebagai upaya peningkatan soliditas antar personil khususnya di lingkungan Polres Pamekasan.
“Beberapa tujuan dari kegiatan ini, di antaranya menjaga soliditas jajaran. Termasuk juga evaluasi kinerja anggota di lapangan dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat, khususnya di kabupaten Pamekasan,” ungkapnya.
Bahkan dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menegaskan pelayanan maksimal bagi masyarakat menjadi prioritas. “Hal ini salah satunya bisa dilihat dalam pengaturan arus lalu lintas setiap pagi atau pada waktu tertentu yang rawan kemacetan dan membutuhkan kehadiran petugas,” tegasnya.
“Maka dari itu, kami sangat menekankan kepada seluruh anggota maupun Polsek jajaran, agar benar-benar melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab, serta selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” sambung AKBP Hendra Eko Triyulianto.
Tidak kalah penting, pihaknya juga kembali mengingatkan seluruh personil untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Hal ini harus kita lakukan sebagai upaya mempertahankan wilayah bebas korupsi menuju wilayah bebas birokrasi dan melayani,” pungkasnya.
Untuk diketahui, WBBM merupakan predikat yang diberikan kepada unit kerja yang berhasil melaksanakan reformasi birokrasi dengan sangat baik, termasuk memenuhi sebagian besar kriteria untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mencegah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Predikat WBBM merupakan lanjutan dalam pembangunan predikat Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi alias WBK. Predikat tersebut dipastikan sudah melalui kriteria manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, serta penguatan kualitas pelayanan publik. [pin]






