Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi cuaca di wilayah Malang Raya akan didominasi langit cerah berawan tanpa potensi hujan pada hari ini, Senin, 2 Februari 2026. Kondisi atmosfer yang sangat kondusif ini memberikan lampu hijau bagi warga maupun wisatawan yang ingin menghabiskan waktu di berbagai destinasi luar ruangan.
Kota Malang mencatatkan kondisi cuaca yang sangat bersahabat di seluruh kecamatan mulai dari Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, hingga Sukun. Sejak pagi hari, sinar matahari diperkirakan akan menyinari sudut-sudut kota sebelum perlahan beralih menjadi sedikit berawan mulai menjelang siang hari.
“Pukul 09.00 WIB, langit di seluruh kecamatan Kota Malang terpantau cerah. Kemudian, mulai pukul 10.00 WIB hingga malam hari, cuaca beralih menjadi cerah berawan hingga berawan,” dikutip dari data visual laman resmi BMKG Juanda. Informasi ini menjadi rujukan penting bagi kaum urban dan Gen Z yang merencanakan agenda produktif atau sekadar berburu konten estetik di area terbuka.
Wilayah Kabupaten Malang juga terpantau memiliki kondisi serupa dengan pancaran sinar matahari yang cukup terik di hampir seluruh titik sejak pagi. Kawasan pesisir selatan seperti Bantur dan Donomulyo menjadi destinasi yang sangat direkomendasikan karena kondisi langit yang diprediksi bersih dari awan mendung sepanjang hari.
Meskipun cuaca secara umum cukup cerah, BMKG tetap memberikan catatan mengenai fenomena udara kabur yang berpotensi muncul di beberapa titik Kabupaten Malang dengan durasi terbatas. Kecamatan Ngantang diprediksi akan mengalami kabut pada siang hari mulai pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB, yang memerlukan kewaspadaan ekstra bagi para pengendara.
“Sementara itu, wilayah Karangploso dan Pagelaran diprakirakan mengalami fenomena udara kabur pada malam hari, mulai pukul 19.00 WIB atau 20.00 WIB,” tulis laporan resmi tersebut. Fenomena ini merupakan karakteristik khas kawasan dataran tinggi namun tetap menuntut konsentrasi bagi pengguna jalan yang melintasi jalur antarwilayah pada malam hari.
Kota Batu sebagai primadona wisata di Jawa Timur diperkirakan akan diselimuti langit dengan awan yang cukup tebal sepanjang hari. Kondisi ini menciptakan suhu udara yang lebih sejuk di Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo sehingga sangat mendukung aktivitas jalan-jalan tanpa terpapar panas matahari yang menyengat.
Wisatawan diimbau untuk tetap memperhatikan jarak pandang karena potensi kabut tebal diprediksi akan menyelimuti seluruh sudut Kota Batu pada waktu malam. “Mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB, seluruh wilayah Kota Batu (Batu, Bumiaji, Junrejo) diprediksi diselimuti kabut tebal (udara kabur),” catat data BMKG Juanda.
Secara keseluruhan, stabilitas cuaca di Malang Raya diprediksi akan tetap terjaga hingga memasuki dini hari Selasa, 3 Februari 2026. Sinkronisasi data antara prakiraan cuaca dan kondisi lapangan ini menjadi jaminan kenyamanan bagi mobilitas masyarakat di salah satu kawasan tersibuk di Jawa Timur tersebut. [dan/beq]






