Blitar (beritajatim.com) – Sejumlah pot bunga di depan Kantor Pemerintahan Kota Blitar dirusak oleh ZM (23) warga Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar, pada Sabtu (06/05/23) dini hari. Pria berusia 23 tahu itu tiba-tiba mengamuk dan merusak sejumlah pot bunga yang berada di depan kantor Pemkot Blitar.
Setelah ditangkap oleh petugas Satpol PP dan dilakukan penyelidikan oleh Polsek Kepanjenkidul Kota Blitar baru diketahui jika ZM (23) mengalami depresi berat. Depresi yang dialami ZM (23) ini terjadi setelah cintanya ditolak perempuan.
“Pelaku dari keluarga tidak mampu, dari keluarga juga ada keturunan gangguan jiwa. Sepintas, cerita dari keluarga, pelaku mengalami depresi diawali dari ditolak perempuan,” kata Kompol Yusuf, Kapolsek Kepanjenkidul Kota Blitar, Sabtu (06/05/23).
Dari keterangan polisi, ZM (23) telah mengalami depresi sejak beberapa tahun. Awalnya pemuda asal Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar itu normal, namun setelah cintanya ditolak oleh seorang perempuan kejiwaan ZM pun terguncang hingga ia depresi.

Saat ini polisi masih berkoordinasi dengan keluarga dan perangkat desa untuk membawa pelaku berobat ke Rumah Sakti Jiwa (RSJ).
“Tes urine negatif, dia (pelaku) memang ada riwayat depresi berat dan ada surat keterangan dari Puskesmas. Rencana akan dibawa berobat ke RSJ, kami masih menunggu perangkat desa,” paparnya.
Yusuf menjelaskan bahwa depresi yang dialami oleh ZM sering kambuh. Namun saat depresinya tidak kambuh pemuda 23 tahun itu tetap bekerja normal.
ZM sendiri diketahui bekerja serabutan di desanya di Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar.
“Dia (pelaku) bekerja serabutan. Dia punya sepeda motor dan punya H sendiri. Kalau tidak kumat, dia seperti orang normal. Tapi, kalau kumat depresinya ya kayak gitu,” paparnya.
Sebelumnya sejumlah pot bunga di depan kantor Pemerintahan Kota Blitar, Sabtu (06/05/23) dini hari dirusak oleh seorang pemuda berinisial ZM. Pria asal kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar itu mengamuk dan merusak beberapa pot bunga yang berada persis di depan Pemkot Blitar.
Pemuda 23 tahun tersebut diketahui telah lama mengalami depresi. Diduga saat mengamuk tersebut depresi ZM tengah kambuh.
Sebelum merusak sejumlah pot bunga tersebut, pemuda berusia 23 tahun juga sempat masuk ke halaman kantor Pemkot Blitar. ZM memasuki halaman Pemkot Blitar pada Jumat (05/05/23).
https://beritajatim.com/peristiwa/mengamuk-seorang-pemuda-rusak-pot-bunga-di-kantor-pemkot-blitar/
Saat itu pemuda asal Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar itu, berlagak seperti manusia sehat pada umumnya. Namun tidak tahu mengapa pada Sabtu (06/5/23) dini hari ZM mengamuk dan merusak sejumlah pot bunga.
“Justru waktu saat kejadian itu yang bersangkutan sempat masuk ke halaman juga dan Satpol PP ya tidak menaruh curiga karena seperti masyarakat pada umumnya,” paparnya.
Kini pria berusia 23 tahun tersebut telah diamankan oleh Satpol PP dan anggota Polsek Kepanjen kidul Kota Blitar. Saat dimintai keterangan pelaku mengaku mendapatkan bisikan gaib sebelum merusak sejumlah pot bunga yang berada di depan Pemkot Blitar.
Kondisi kejiwaan dari pemuda 23 tahun tersebut memang sudah mengalami depresi akut. Sehingga ketika depresi yang diidapnya kambuh ZM tidak bisa mengontrol tindakannya.
“Suratnya juga dari pihak Puskesmas yang diberikan oleh keluarga kepada kami yang menerangkan tentang bahwa yang bersangkutan depresi akut berat,” tegasnya. [owi/but]






