Kediri (beritajatim.com) – Seorang warga Dusun Nglaban, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, mendatangi kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri untuk meminta bantuan darurat melepaskan cincin pada Rabu (21/1/2026). Langkah tersebut dilakukan setelah cincin yang melingkar di jari tengah tangan kanannya sulit dilepaskan hingga mengakibatkan kondisi jari mengalami pembengkakan.
Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Wicaksono, menyampaikan bahwa warga bernama Dafa tersebut tiba di kantor sekitar pukul 10.15 WIB. Korban langsung ditangani oleh petugas jaga karena kondisi jarinya memerlukan tindakan segera guna menghindari cedera yang lebih parah.
“Mas Dafa datang kekantor untuk meminta bantuan pelepasan cincin ditangan sebelah kanan dijari tengah dengan kondisi jari membengkak,” terangnya.
Merespons kondisi tersebut, petugas Damkar segera melakukan tindakan teknis dengan sangat hati-hati. Proses pelepasan dilakukan menggunakan alat khusus berupa mini hand grinder atau gerinda potong mini, dengan pengawasan ketat sesuai standar operasional prosedur (SOP) penyelamatan non-kebakaran.
Ketelitian petugas menjadi kunci dalam proses ini agar alat pemotong tidak melukai kulit korban yang sudah sensitif akibat bengkak. Melalui teknik yang presisi, material logam cincin berhasil dipotong secara bertahap hingga terlepas sepenuhnya dari jari korban.
“Cincin berhasil dilepas dengan menggunakan gerinda potong mini,” imbuhnya.
Pasca-evakuasi, petugas memastikan bahwa korban tidak mengalami luka serius atau pendarahan. Meskipun proses pemotongan menggunakan alat gerinda, korban hanya mengalami dampak berupa pembengkakan jari yang sudah terjadi sebelum proses pelepasan dimulai.
Pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kediri terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan penyelamatan yang tersedia. Kejadian ini menjadi salah satu bentuk pelayanan publik di luar tugas pemadaman api, yang mencakup penanganan kondisi darurat kecil namun berisiko bagi keselamatan warga.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Kediri,” tandasnya. [nm/but]






