Kediri (beritajatim.com) – Guna mencegah dan mengantisipasi dan pencegahan kasus Demam Berdarah di musim penghujan, kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) datangi ke rumah-rumah warga di Dusun Dawung Desa Pagu Kecamatan Wates Kabupaten Kediri,Selasa (7/12/2021).
Dengan didampingi Ketua RT/RW serta perangkat Desa, kader Jumantik memeriksa kamar mandi rumah warga di RT 041 RW 10. Satu-persatu kamar mandi diperiksa oleh kader Jumantik menggunakan senter.
“Hal ini untuk mengetahui di kamar mandi ada jentik-jentiknya atau tidak. Karena jentik-jentik tersebut nantinya akan menjadi nyamuk. Ini untuk mengantisipasi serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dilingkungan setempat.” terang Erna, kader Jumantik di sela-sela memeriksa kamar mandi.
Dan jika nanti ada kamar mandi yang terdapat jentiknya, maka pemilik rumah akan dikasih ikan hias, seperti iman cupang dan berta agar ditaruh di kamar mandi.
“ikan-ikan tersebut nanti akan menjadi predator atau pemangsa jentik, sehingga mampu mencegah pertumbuhan nyamuk, khususnya nyamuk DBD.”tambah Erna.
Sementara salah-satu perangkat Desa Buyung mengatakan, perangkat Desa akan bersinergi dengan kader Jumantik serta RT/RW, untuk mencegah dan meminimalisir nyamuk DBD. Selain itu masyarakat juga dihimbau untuk memperhatikan kebersihan lingkungan serta menggalakkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M.
“Kita selalu menghimbau, agar masyarakat rutin menguras atau membersihkan tempat penampungan air bersih secara berkala.Menutup tempat penampungan air dan Mengubur atau mendaur ulang berbagai barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembang biakan nyamuk seperti kaleng bekas dan lainnya,” ujar Buyung.
Selain itu, petugas juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap untuk selalu disiplin memakai masker setiap harinya saat di luar ruangan atau rumah utamanya saat berkumpul dengan banyak orang guna mencegah penyebaran virus Covid 19.
“Kita juga akan terus menghimbau kepada masyarakat, untuk selalu menerapkan protokol kesehatan”tutup Buyung. [nm].






