Surabaya (beritajatim.com) – Dalam membangun relasi ataupun menjaga hubungan relasi dengan pasangan hidup memang dibutuhkan effort dan upaya. Upaya tersebut tentu bukan tanpa tantangan. Sebagaimana dalam sebuah penelitian Psikologis pada bulan September 2021,Justin J Lehmiller, peneliti di Institut Kinsey Universitas Indiana mengungkapkan jika kita acap kali mengandalkan keyakinan akal sehat agar relasi pasangan berhasil dipertahankan dalam jangka panjang itu bisa menyesatkan sewaktu – waktu.
Penelitian terbaru itu telah mengidentifikasi beberapa faktor kunci. Beberapa di antaranya berkaitan dengan pola pikir berelasi yang biasa dipegang seseorang selama ini. Faktor penting itu juga akan berkaitan dengan keawetan hubungan seseorang. Sebab hubungan yang baik, apabila kedua belah pihak saling mendukung, atau saling memberi effort.
Tidak terlalu banyak berkorban
Berkorban sebenarnya sah saja, jika dilakukan dalam taraf normal. Tetapi, saat itu terjadi berlebihan maka bisa menjadi bumerang bagi salah satu pihak. Apalagi, ketika pengorbanan bersifat sepihak dan pengorbanan yang dilakukan sangat besar pengorbanan itu membuat ketimpangan dalam hubungan terjadi secara nampak. Lakukan pengorbanan dalam tahap normal, apapun itu, mulai dari materi, waktu, bahkan sampai perasaan.
Jangan membuat cinta bersyarat
Ketika melihat pasangan Anda sebagai orang yang perlu diperbaiki lalu Anda memberikan segala macam syarat serta ketentuan untuk cinta. Bisa dipastikan itu hal yang salah, sebab ini justru sering berakhir dengan menyakitkan daripada membantu relasi jadi lebih baik.
Pasangan Anda akan merasa terbebani dengan syarat itu, begitupun Anda selalu buang waktu sia-sia untuk mengawasi pasangan. Lakukan cinta yang berjalan dengan ala kadarnya, tanpa banyak syarat.
Tidak kehilangan diri dalam berelasi
Saat berhubungan And juga butuh waktu dan ruang bagi diri sendiri. Ini merupakan hal yang sehat dan memang diperlukan. Salah satunya demi mengejar hobi dan minat, untuk memiliki beberapa teman sendiri, dan untuk memiliki kebebasan sendiri. Sehingga akan ada kalanya bersama pasangan, ada kalanya pula Anda bersama teman.
Tidak menghindari setiap konflik
Dengan menangani hal-hal kecil yang muncul dan memiliki beberapa perselisihan kecil. Anda dapat mencegah masalah berkembang menjadi pertengkaran yang besar. Jangan menumpuk masalah, sekalipun itu masalah kecil. Sebab, masalah kecil yang menumpuk jadi awal mula dari sebuah perpisahan yang tidak diinginkan.
Sekian beberapa nasihat dari sebuah penelitian untuk menjaga relasi sehat dengan pasangan. [dan/esd]






