Surabaya (beritajatim.com)- Obesitas mudah berkembang setelah menopause, menyadari perubahan yang signifikan ini, padahal pola makan yang tetap sama tetapi perut menjadi lebih berat. Hal ini membutuhkan proses pengolahan obesitas perut dan memulihkan kesehatan dengan rutinitas sehat. Beberapa rutinitas pagi untuk mengurangi lemak perut:
1. Menghilangkan Rasun dari Mulut
Meminum 1 sendok makan minyak kelapa, tahan 3-4 menit dapat meredakan radang gusi dan mengurangi peradangan dalam tubuh.
2. Segelas Air Setelah Bangun Tidur
Minum setelah bangun tidur dapat mengisi kembali kelembapan yang hilang akibat tidur semalaman. Minum segelas air setelah bangun tidur juga meningkatkan sirkulasi darah. Jika ingin sesuatu yang lain bisa Anda coba meminum air lemon untuk detoks hati dan membantu pencernaan.
3. Peregangan Ringan dan Jalan Kaki
Berjalan dengan keadaan perut kosong selama 10-15 menit dapat meningkatkan suhu tubuh dan mengaktifkan enzim pembakar lemak. Akar konsisten bisa anda lakukan mengulang waktu olahraga yang sama agar menjadi sebuah kebiasaan.
4. Sarapan yang Seimbang
Makan makanan yang mengandung lemak dan protein yang sehat. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks.
5. Mengatur Pikiran Stres
Meditasi dan aroma terapi mengurangi kortisol yang membuat tubuh rileks. Ketika tubuh rileks tubuh dan pikiran enzim pembakar lemak juga bekerja secara efisien.
Rutinitasnya sederhana, segelas air, pereganganngan, sarapan seimbang, dan beberapa menit untuk menenangkan pikiran. Pengulangan kecil ini menyebabkan berkurangnya obesitas perut yang berpusat pada lemak visceral dan meredakan gejala menopause. Bahkan setelah menopause, tubuh Anda masih bisa pulih sepenuhnya. Mulailah dengan rutinitas kecil seperti yang saya lakukan. Anda akan merasakan penurunan berat badan, baik secara fisik maupun mental. (Imelda Faizza)






