Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo serius menangani masalah calo PPPK yang bergentayangan. Pemkab bakal melakukan penelusuran keberadaan ASN yang menggunakan jasa calo.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, telah menginstruksikan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk menelusuri dari sisi aparatur sipil negara (ASN) yang diduga mempunyai keterlibatan terkait calo PPPK ini.
“Saya minta BKPSDM untuk menelusuri dari sisi ASN. Nanti yang terlibat akan diperiksa sesuai dengan ketentuan yang ada,” ungkap Agus, Senin (8/8/2022).
Perintah Sekda itu bukan tanpa sebab. Agus mendapatkan informasi dugaan adanya pemalsuan surat yang ditandatangani oleh Kepala BKPSDM.
Surat tersebut ditunjukan kepada Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo. Sementara isi surat tersebut berupa upaya verifikasi data terkait persyaratan ijazah.
Padahal dalam perekrutan, tidak ada surat seperti itu dan BKPSDM tidak pernah menerbitkannya. Agus menyatakan calo ini diduga memalsu surat dengan kop dan tanda tangan Kepala BKPSDM Kabupaten Ponorogo Andy Susetyo.
“Ini yang ingin kita telusuri. BKPSDM tidak pernah mengeluarkan surat tersebut,” katanya.
Agus menyebut prinsip PPPK tentu tidak dengan mengurus administrasi dengan pemberian uang. Jika calon itu sudah memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh Pemerintah, besar kemungkinan diangkat jadi PPPK.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ponorogo”]
Sekda meminta bidang disiplin kepegawaian membentuk tim untuk penelusuran siapa dibalik dugaan surat palsu ini.
“Hasil penelusuran nanti akan disampaikan ke Bapak Bupati. Saya minta untuk segera dilaporkan, jangan tunggu lama, biar Bapak Bupati yang akan memberikan sanksi,” katanya.
Saat ditanya apakah pelaku pemalsuan surat tersebut sudah ditemukan, dia menyebut kecenderungan sudah ada namun penelusuran belum final. Yang terlibat, katanya, berasal dari luar BKPSDM tapi di internal dinas lain.
“Kecenderungan sudah ada, ini masih kita telusuri. Butuh waktu tidak lama, mohon waktunya,” pungkas Sekda kepada para awak media. [end/beq]






