Jombang (beritajatim.com) – Cabup (Calon Bupati) Jombang H Warsubi mengunjungi isata religi Dewi Kilisuci yang berada di Gunung Pucangan, Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Minggu (13/10/2024).
Wisata religi yang berada di utara Sungai Brantas Jombang ini memiliki keindahan alam yang masih murni. Warsubi sengaja singgah untuk melihat kondisinya sekaligus menunaikan shalat dhuhur usai menghadiri Pasar Rakyat Warsa yang kali ini bertempat di Ngusikan.
Panas terik siang ini tak terlalu terasa karena pohon-pohon besar yang berada di sekitar makam mampu meredam panas yang suhunya mencapai 36 derajat. Karena hari libur, tempat wisata religi itu ramai dikunjungi masyarakat. Tak hanya dari Jombang tapi dari luar Jombang juga ada.
Warsubi yang baru datang lantas disambut Misalil, juru kunci makam Dewi Kilisuci. Sembari berjalan perlahan, Misalil menceritakan asal muasal Sewi Kilisuci dan petilasannya.
“Dewi Kilisuci itu pewaris tahtanya Kerajaan Kahuripan, Kadiri, putri dari Raja Airlangga yang menolak menjadi Ratu ketika rakyatnya masih belum sejahtera,” cerita Misalil
Suatu ketika, lanjut dia, di tengah perjalanannya Dewi Kilisuci bertemu dengan Eyang Sakti, seorang tokoh pembabat Alas Pucangan. Dari pertemuan itu kemudian Dewi Kilisuci memutuskan untuk tinggal dan menetap di padepokan Eyang Sakti di Gunung Pucangan hingga akhir hayatnya.
Akhirnya makam Dewi Killisuci yang mempunyai nama asli Sanggramawijaya Dharmaprasada Tunggadewi itu pun jadi tempat ziarah sampai sekarang.
Sebagai salah satu wisata religi di Jombang, perawatannya masih seadanya. Karena itu Warsubi merasa, pemerintah kabupaten perlu untuk lebih memperhatikan lagi.
“Bentuk kepedulian kita pada sektor pariwisata religi di Ngusikan adalah dengan mempromosikan serta memperbaiki sarana prasarananya. Juga bekerja sama dengan pihak-pihak terkait,” katanya.
Usai melihat sekeliling, pria yang akrab disapa Abah Subi ini kemudian menyempatkan diri untuk menikmati kesejukan air pegunungan dengan mandi dan berwudhu.
“Ini masih asli. Jadi segar sekali rasanya bisa mandi dengan air sumber pegunungan ini,” ujarnya usai mandi dan berwudlu sebelum akhirnya menuntaskan sholat dhuhur yang sudah diniatkan sedari awal.
Usai Sholat Dhuhur, Abah Subi kemudian berziarah. Memanjatkan doa. “Sesekali memang harus jalan-jalan di tempat-tempat bersejarah dan indah di Jombang. Banyak potensi alam yang bisa dikembangkan,” katanya.
“Setiap kali kita merenungi keajaiban alam semesta, kita akan selalu ingat untuk bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan Allah,” pungkasnya.
Seperti diketahui pasangan Warsubi-Salman atau WarSa adalah Cabup-Cawabup yang akan bertarung di Pilkada Jombang 27 November 2024. Pasangan nomor urut 2 ini diusung oleh sejumlah partai. Di antaranya, Partai Gerindra (8 kursi), PKB (12 kursi), Partai Golkar (5 kursi), PKS (3 kursi), serta Partai Nasdem (2 kursi). Totalnya 30 kursi.
Sedangkan partai non-parlemen yang memberikan rekomendasi untuk pasangan ini adalah PAN (Partai Amanat Nasional), PSI (Partai Solidaritas Indonesia) dan Partai Gelora. [suf]






