Gresik (beritajatim.com)- Kabupaten Gresik menargetkan tiga medali emas pada cabang olahraga (cabor) renang diajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2025 yang digelar di Malang Raya. Sebagai bentuk keseriusannya meraih target tersebut, tim renang mematangkan latihan intensif di kolam renang Petrokimia Gresik.
Dipilihnya tempat tersebut karena memenuhi standar sebagai kolam renang internasional. Pelatih Renang Gresik, Dudy Priharyadi mengatakan, masih ada waktu satu bulan lebih dimanfaatkan mematangkan tim renang sebelum berlaga di porprov.
“Atlet renang kami sedang masuk masa recovery. Minggu depan kita memulai masa nereka. Ini karena digenjot latihan intensif cukup intens,” katanya, Sabtu (24/5/2025).
Dengan peningkatan laktat, atau kelelahan dalam darah mereka lanjut dia, cukup lelah agar target yang dibebankan bisa terpenuhi. “Cabor renang kami menerjunkan 20 atlet. Terdiri dari 9 atlet putra dan 11 atlet putri, semuanya sudah masuk ke puslatkab di Kolam Renang Petrokimia Gresik,” ujarnya.
Masih menurut Duddy, target tiga medali emas sangat realistis. Sebab, melihat dari hasil Kejurda di Sidoarjo. Atletnya menyumbangkan tiga medali emas dan itupun lebih baik dari Porprov 2023. “Kami berharap anak-anak lebih fokus dan bisa meraih lebih banyak medali lagi, karena ada beberapa catatan medali mereka sebelumnya perak akan kita maksimalkan mudah-mudahan di tahun ini mereka bisa meraih medali emas,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kabupaten Gresik, Dandik Suwandi menuturkan, sisa waktu yang ada diharapkan atlet mampu memaksimalkan latihan dengan tenggat waktu terbaik. “Kami ingin dari cabor Aquatik Gresik memaksimalkan porsi latihan sebelum Porprov, agar target target yang dicanangkan bisa tercapai,” tuturnya.
Diajang Porprov 2025, KONI Kabupaten Gresik menginginkan seluruh atlet bahu membahu untuk memberikan prestasi terbaik dengan meningkatkan prestasi agar bisa masuk lima besar. [dny/kun]






