Ponorogo (beritajatim.com) – Cabang olahraga (cabor) Jujitsu kembali menjadi andalan perolehan medali untuk Kabupaten Ponorogo dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Hingga Minggu (29/6/2025) para atlet Jujitsu dari Bumi Reog sudah mengoleksi delapan medali: tiga emas, tiga perak, dan dua perunggu.
“Alhamdulilah, hari ini dari Jujitsu sudah ada 8 atlet yang dapat medali. Yakni 3 medali emas, 3 medali perak dan 2 medali perunggu,” ujar Ketua Umum Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Ponorogo, Muryanto, saat dikonfirmasi Senin siang.
Koleksi medali tersebut berpeluang bertambah, mengingat masih ada delapan atlet Jujitsu Ponorogo yang dijadwalkan turun bertanding pada Senin (30/6/2025) ini. Harapan untuk menambah pundi-pundi medali pun terbuka lebar, terlebih mengingat konsistensi Ponorogo yang dalam dua edisi Porprov sebelumnya selalu keluar sebagai juara umum cabor Jujitsu.
“Kami optimis, atlet Jujitsu yang hari ini bertanding, kami kira masih bisa tertambah (medali-red),” lanjut Muryanto yang juga merupakan anggota DPRD Ponorogo.
Muryanto menyebutkan, hasil ini sudah melampaui target awal. Tim Jujitsu Ponorogo sebelumnya hanya menargetkan tiga medali emas dari ajang ini, namun capaian tersebut sudah berhasil diraih sejak hari pertama pertandingan. “Kalau target sih sudah tercapai, targetnya mendapatkan 3 medali emas,” katanya.
Dia menambahkan, persaingan di cabor Jujitsu Porprov Jatim 2025 terbilang ketat. Dua daerah yang cukup diperhitungkan adalah Surabaya dan Pacitan, karena keduanya mengirimkan banyak atlet di kelas-kelas pertandingan yang sama.
“Persaingan ketat ya dari Surabaya dan Pacitan. Mereka banyak mengirimkan atletnya untuk cabor Jujitsu ini,” pungkasnya. (end/kun)






