Gresik (beritajatim.com)- Setelah sempat vakum selama hampir dua tahun akibat pandemi covid-19, pertunjukkan seni teater perlahan mulai ada pementasan. Itu karena Covid mulai melandai. Dua seniman ternama yakni Butet Kartaredjasa dan Cak Lontong mengawali pentas teater di SOR (Sarana Olahraga) Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Minggu 27 Maret 2022 pukul 20.00 WIB.
Pertunjukkan teater dengan mengambil lakon ‘Tabib Suci’ yang dimainkan bersama kelompok seniman Indonesia menjadi moment bagi perusahaan untuk mendukung bangkitnya seniman Indonesia di tengah pandemi covid-19. Dukungan itu selaras dengan program Kementerian BUMN. Karena perusahaan milik negara harus turut merawat seni, dan budaya, salah satunya seni pertunjukan agar bisa kembali bangkit dan tetap terjaga kelestariannya.
“Kami berharap pagelaran ini mampu menjadi momentum kebangkitan seni pertunjukan Indonesia dari keterpurukan pandemi Covid-19. Saya yakin pertunjukkan yang ditampilkan akan menjadi tuntunan serta mengobarkan semangat cinta seni dan budaya bagi Insan Petrokimia Gresik,” ujar Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, Selasa (29/3/2022).
Ia menambahkan, pertunjukan ini juga merupakan bentuk komitmen Petrokimia Gresik dalam menjaga keutuhan dan kebhinekaan Indonesia melalui jalan kebudayaan. “Sejarah pun telah membuktikan bahwa seni budaya mampu merekatkan semangat persatuan sehingga kerukunan tetap terjaga,” imbuhnya.
Kisah ‘Tabib Suci’ sendiri mengambil isu sosial yang terjadi di tengah masyarakat, sebagai upaya membangun kembali Indonesia yang plural. Di tengah bangsa yang sedang sakit karena pandemi, diceritakan mendadak bermunculan tabib-tabib mengaku suci dan sakti, yang pada akhirnya justru membuat kisruh.
[berita-terkait number=”5″ tag=”teater”]
Persaingan pun terjadi untuk berebut pengaruh dan banyak mengorbankan orang-orang kecil di sekitar mereka. Kisah ini diperankan oleh aktor kawakan mulai dari Butet Kartaredjasa hingga Cak Lontong. Butet Kartaredjasa mengapresiasi peranan aktif Petrokimia Gresik dalam memberikan support dan membangkitkan kembali seni budaya Indonesia. Menurut seniman asal Jogyakarta itu, komitmen ini adalah investasi terbaik dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia melalui jalan kebudayaan.
“Presiden Jokowi telah menyatakan seni pertunjukan harus bangkit dan mendapatkan support dari BUMN di Indonesia. Jadi bagi saya, upaya Petrokimia Gresik menghadirkan ‘Tabib Suci’ adalah ikhtiar yang tangkas dalam perbaikan kualitas SDM di Indonesia,” ujar Butet.
Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI Sukardi Rinakit yang turut hadir menuturkan, seni pertunjukan Tabib Suci di Gresik, menyampaikan bahwa kebudayaan, seni dan kerja keras adalah DNA bangsa Indonesia. “Pertunjukan ini adalah peran luar biasa Petrokimia Gresik dalam menghidupkan dan menghidupi kebudayaan,” pungkasnya. [dny/suf]






