Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas melibatkan Bus Sumber Selamat jurusan Surabaya–Yogyakarta dengan truk bermuatan beton irigasi terjadi di Jalan Raya Desa Keniten, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (10/10/2025) sekitar pukul 02.45 WIB.
Akibat peristiwa ini, sopir bus terjepit di dalam kabin dan mengalami luka serius.
Kecelakaan berawal saat bus yang dikemudikan Rohmad (45), warga Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, melaju kencang dari arah Maospati menuju Ngawi.
Setibanya di lokasi kejadian, bus berusaha menyalip kendaraan di depannya. Namun karena kurang berhati-hati, bus justru bertabrakan dengan truk bermuatan beton irigasi yang datang dari arah berlawanan.
Truk tersebut dikemudikan oleh Suhada (36), warga Desa Sokasari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan ringsek parah, sementara sopir bus terjepit di dalam kabin.
Petugas membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengevakuasi korban dari dalam bus. Rohmad yang mengalami luka pada kedua kakinya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Widodo Ngawi. Sopir truk juga mengalami luka di bagian kaki dan dirawat di rumah sakit yang sama.
Kondektur bus, Dwi Susanto, mengatakan, kecelakaan terjadi begitu cepat. “Bus mau menyalip, terus ada truk dari arah berlawanan. Truknya tidak kelihatan, tidak ada lampu. Tabrakan keras, sopir terjepit, tapi penumpang selamat,” ujarnya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Ipda Agus Harianto, membenarkan bahwa kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengemudi bus. “Bus berusaha mendahului kendaraan lain tanpa memperhatikan situasi dari arah depan. Akibatnya, terjadi tabrakan dengan truk bermuatan beton. Sopir bus terjepit, sopir truk juga luka,” jelasnya.
Dari 16 penumpang yang berada di dalam bus, tiga orang mengalami luka ringan. Mereka segera mendapatkan pertolongan dan seluruh penumpang lainnya dipindahkan ke bus lain untuk melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta.
Kasus kecelakaan ini kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut. [fiq/ted]






