Sumenep (beritajatim.com) – Memperingati Bulan Bung Karno, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama KNPI menggelar Doa Bersama guna mengenang jasa dan perjuangan sang Proklamator, Ir. Soekarno.
Doa bersama ini merupakan pembuka rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Sumenep yang berlangsung sepanjang Juni. Beberapa kegiatan di antaranya Parade Musik Tong-tong, Lomba Baca Puisi dan Pidato, Soekarno Fun Run, serta Lomba Mewarnai Sketsa Bung Karno.
“Rangkaian kegiatan ini kami gelar sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan, serta meletakkan dasar-dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Rabu (03/06/2026).
Menurutnya, Bulan Bung Karno menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk meneladani semangat nasionalisme, persatuan, dan gotong royong yang diwariskan sang proklamator, karena Soekarno bukan hanya tokoh sejarah, tetapi juga sumber inspirasi bagi generasi bangsa.
“Melalui doa bersama ini, kami ingin mengenang jasa-jasa beliau sekaligus memohon agar nilai-nilai perjuangannya terus hidup dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Ia menyatakan, Bulan Bung Karno tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan sarana refleksi bagi seluruh elemen masyarakat, untuk memperkuat komitmen mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Pancasila mengajarkan saling menghargai, bekerja sama, dan mengutamakan kepentingan bersama, sehingga dengan nilai-nilai itu mampu mewujudkan cita-cita daerah yang maju dan sejahtera,” terangnya.
Pemerintah Kabupaten Sumenep mengadakan serangkaian kegiatan Bulan Bung Karno setiap Juni, karena bertepatan dengan sejumlah peristiwa penting terkait Bung Karno, yakni Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, serta hari wafatnya pada 21 Juni.
“Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah, sebagai pengingat pentingnya menjaga semangat perjuangan para pendiri bangsa,” pungkas Bupati. (tem/aje)






