Ponorogo (beritajatim.com) – Start pekan imunisasi nasional (PIN) Polio di Kabupaten Ponorogo dimulai hari ini Senin (15/1). Vaksinasi polio tersebut, diperuntukkan untuk anak umur 0 hingga 8 tahun kurang satu hari.
Bupati Sugiri Sancoko pun melakukan peninjauan PIN Polio di sejumlah Posyandu. Salah satunya di Kelurahan Patihan Wetan Kecamatan Babadan Ponorogo.
Bupati Sugiri pun meneteskan sendiri vaksin tersebut kepada anak yang hadir dalam PIN polio di Posyandu Kelurahan Patihan Wetan. Tercatat ada 2 anak yang diteteskan vaksin polionya oleh Bupati Sugiri. Usai divaksin sang anak pun diberi balon untuk menyenangkan hati sang anak. Meski tidak ada rasa sakit, tak jarang anak yang akan divaksin tersebut menangis.
“Hari ini kita meninjau PIN polio yang dimulai hari ini,” kata Bupati Sugiri Sancoko usai meninjau PIN Polio di Posyandu Kelurahan Patihan Wetan, Senin (15/01/2024).
Bupati menyebut bahwa PIN Polio ini, diwajibkan untuk anak dengan umur 0-8 tahun kurang satu hari. Kegiatan ini akan dilakukan dalam sepekan ke depan. Untuk Kabupaten Ponorogo, sedikitnya ada 80.000 sasaran yang akan dilakukan vaksinasi.
“Di Kabupaten Ponorogo ada sekitar 80.000 anak yang menjadi sasaran vaksinasi polio ini,” katanya.
Orang nomor 1 berharap, para orangtua yang mempunyai anak di usia tersebut, segera melakukan vaksinasi polio di fasilitas kesehatan di Kabupaten Ponorogo, atau di posyandu di desa atau kelurahan masing-masing. Dengan vaksinasi polio yang digencarkan ini, bupati berharap kelak anak dari Ponorogo menjadi anak hebat dan menjadi generasi berkualitas.
“Dengan vaksinasi ini, semoga tumbuh menjadi anak hebat dan menjadi generasi berkualitas,” pungkasnya.
PIN polio ini dilaksanakan serentak di wilayah Kabupaten Ponorogo mulai tanggal 15 hingga 21 Januari 2024. Data dari Dinkes Ponorogo, ada 80.206 anak yang menjadi sasaran untuk dilakukan vaksinasi polio ini.
“Vaksinasi polio ini akan dilakukan serentak nanti tanggal 15 hingga 21 Januari 2024,” kata Kepala Dinkes Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti.
Ayu sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa pemberian antibodi ini akan dilakukan dalam dua putaran. Putaran pertama dijadwalkan pada bulan Januari ini. Kemudian untuk putaran kedua, akan dilakukan pada bulan Februari 2024 nanti. Pemberian vaksin polio ini, oleh Pemerintah ditargetkan bisa mencapai 95 persen. Namun, orang nomor 1 di Dinkes meminta jajaran untuk mengumpulkan segala kemampuannya hingga vaksinasi mencapai target 100 persen.
“Untuk target dari pusat diangka 95 persen, namun saya menargetkan bisa mencapai 100 persen,” katanya.(end/ted)






