Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman memastikan visi misi yang digagas bersama Wakil Bupati Sukriyanto, seluruhnya dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kholilurrahman usai Rapat Paripurna Persiapan Pembahasan RPJMD 2025-2030 di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Jl Kabupaten 107 Pamekasan, Kamis (10/7/2025).
“Apa yang kita gagas sejak awal, semuanya kita masukkan dalam RPJMD. Tentunya sesuai dengan visi misi yang kita usung bersama Pak Wabup (Sukriyanto),” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman.
Dalam kesempatan tersebut, bupati yang akrab disapa Kiai Kholil juga memastikan jika RPJMD tersebut sudah mulai tahapan uji publik, khususnya melalui Forum Konsultasi Publik RPJMD 2025-2030, di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Senin (28/4/2025) lalu.
Bahkan dalam forum yang dimotori Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pamekasan, juga dihadiri Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), perwakilan Perguruan Tinggi, perwakilan organisasi profesi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan sejumlah undangan lainnya.
“Uji publik juga sudah kita laksanakan sebagai forum berbagi masukan berharga, sekaligus forum yang dapat mengkritisi beberapa poin yang sudah disepakati. Sehingga RPJMD yang dihasilkan menjadi kesepakatan kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga kembali menyampaikan visi ‘Bangkit Bersama Manuju Pamekasan Bangkit’ yang dijabarkan melalui empat misi berbeda. “Pertama mewujudkan transformasi sosial melalui SDM unggul dan berkarakter, kedua mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif berbasis potensi lokal,” jelasnya
“Ketiga mengurangi resiko bencana daerah melalui rekayasa infrastruktur dan rekayasa lingkungan, keempat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, inovatif dan lincah untuk pelayanan publik yang responsif terhadap aspirasi masyarakat,” imbuhnya.
Dari visi misi tersebut, juga diterjemahkan sebagai tujuan, sasaran dan prioritas pembangunan daerah. “Kami menyadari visi ‘Bangkit Bersama Menuju Pamekasan Maju’ tidak akan terwujud tanpa partisipasi masyarakat dan stakeholder terkait, dan hal itu sudah diwakilkan oleh wakil rakyat,” pungkasnya. [pin/kun]






