Pamekasan (beritajatim.com) – Kontingen Pamekasan, gagal merealisasikan target pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) IX Tahun 2025, di Malang Raya, pada 25 Juni hingga 5 Juli 2025.
Pada ajang tersebut, kontingen Pengeran Ronggosukowati mampu menghasilkan sebanyak 87 poin berkat torehan sebanyak 12 medali emas, 10 medali perak, serta sebanyak 19 medali perunggu.
“Hasil perolehan medali pada ajang Porprov Jatim kali ini, tidak sesuai target. Dulu kita berhasil mengumpulkan 13 emas, 11 perak dan 17 perunggu, sekarang 12 emas, 10 perak dan 19 perunggu,” kata Ketua KONI Pamekasan, Djohan Susanto, Selasa (8/7/2025).
Bahkan dengan torehan poin tersebut, kontingen Pamekasan menempati posisi 25 klasemen akhir perolehan medali. “Pada ajang kali ini, medali emas dan perak berkurang 1 medali sekalipun jumlah perunggu bertambah,” ungkapnya.
“Artinya target melebihi paling apes tidak turun pada perolehan medali, dan saat ini kita turun satu strip di posisi klasemen, sebelumnya kita menempati posisi 24 klasemen. Karena pada ajang porprov tidak dinilai dari perolehan emas, tapi dihitung dari jumlah medali secara keseluruhan,” jelasnya.
Memang dari aspek peringkat akhir tidak lebih baik dari hasil sebelumnya, namun pihaknya tetap memberikan apresiasi tinggi kepada semua atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor) yang berjuang ekstra keras demi membawa harum nama Pamekasan.
“Secara peringkat memang tidak lebih baik dari hasil porprov Jatim sebelumnya, tapi saat ini menunjukkan komitmen dan konsistensi performa meskipun sempat menghadapi berbagai kendala dan tantangan di lapangan,” imbuhnya.
Karena itu, pihaknya sangat berharap prestasi saat ini dapat menjadi motivasi untuk ajang serupa pada periode berikutnya. “Semoga torehan medali maupun posisi klasemen akhir kali ini, dapat menjadi spirit dan pemompa semangat pada ajang berikutnya,” pungkasnya. [pin/ian]






