Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman secara resmi membuka program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-125 Tahun 2025, guna mendorong percepatan sektor pembangunan di Pamekasan, Rabu (23/5/2025).
Pembukaan program TMMD yang dijadwalkan digelar hingga 20 Agustus 2025 mendatang, dilakukan di Lapangan Nagara Bhakti Kompleks Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan.
Dalam kesempatan tersebut, tampak hadir jajaran Bhaskara Jaya Provinsi Jawa Timur, jajaran Kodim se Madura Raya, beserta Persit, Bupati KH Kholilurrahman dan Wakil Bupati Sukriyanto beserta jajaran Forkompinda, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan lainnya.
“Program TMMD ini sejatinya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang semangat membangun, sebab program ini tidak hanya melibatkan TNI, pemerintah kabupaten, kecamatan dan pemerintah desa, tetapi juga partispasi masyarakat dalam merealisasikan pembangunan,” kata Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman.
Pihaknya menilai jika selama ini partispasi masyarakat dalam pembangunan relatif kecil dengan prosentase sekitar 10 persen, sedangkan 90 persen sisanya tergolong katagori pasif. “Karena itu kami menyampaikan terima kasih kepada Dandim 0826 Pamekasan, yang telah berkomitmen mendorong pembangunan di Pamekasan, melalui program TMMD,” ungkapnya.
“Dan kami kira Desa Kramat (Tlanakan) yang dijadikan sebagai sasaran program TMMD sudah sangat tepat, dan tentu kami berharap program ini berjalan lancar tanpa hambatan, dan beberapa pekerjaan infrastruktur yang sudah dirancang bisa selesai sesuai jadwal yang ditentukan,” harapnya.
Sementara Dandim 0826 Pamekasan, Letkol Inf Herik Prasetiawan menilai pemilihan lokasi TMMD di Desa Kramat, Tlanakan, dipilih melalui beragam pertimbangan matang dengan mengedepankan aspek kebutuhan masyarakat di wilayah setempat. Satu di antaranya kebutuhan jembatan yang dapat mengakomodir masyarakat di empat dusun berbeda di desa setempat.
“Berdasar hasil survei yang kita lakukan, kebutuhan mendesak di antaranya keberadaan jembatan penghubung yang dapat memudahkan masyarakat mengantarkan hasil panen pertanian dan perkebunan. Sehingga dengan keberadaan jembatan bisa mengefesiensi waktu dan biaya, sehingga bermanfaat bagi masyarakat di desa setempat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, program TMMD Ke-125 Tahun 2025 di Pamekasan, dijadwalkan digelar sekitar sebulan kedepan, terhitung mulai hari ini hingga 20 Agustus 2025 mendatang. Program tersebut dipusatkan di Dusun Kleker, Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.
Program tersebut nantinya menyasar dua katagori pembangunan, meliputi fisik berupa pembangunan jembatan, plengsengan, pengerasan jalan, bantuan sumur bor, pembangunan jalan rabat beton, pavigisasi jalan rusak hingga rehab rutilahu.
Sementara untuk katagori non fisik, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian, bahaya narkoba, kesehatan dan keluarga berencana (KB), stunting, posyandu, posbindu, penyuluhan penyakit, kamtibmas, sosialisasi pertanahan hingga Dispenduk Capil. [pin/kun]

as a preferred source on Google




