Jombang (beritajatim.com) – Bupati Jombang Warsubi menyampaikan berbagai capaian positif serta program strategis yang telah dan akan dijalankan dalam upaya membangun Kabupaten Jombang lebih maju dan sejahtera.
Hal ini disampaikannya dalam pertemuan bersama jurnalis dari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) dan IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) setempat di Rumah Dinas Bupati, Sabtu (22/3/2025) malam.
Dalam suasana yang akrab dan santai, pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan GP Ansor Jombang serta jajaran pejabat Pemkab Jombang, termasuk Asisten 1 Purwanto, Staf Ahli, Kepala Dinas Kominfo Endro Wahyudi, dan para Kepala OPD terkait.
Abah Bupati, sapaan akrab Warsubi, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat untuk memastikan pembangunan Jombang berjalan optimal.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan sinergi positif yang terjalin antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat. Melalui kolaborasi yang baik ini, kami yakin Jombang akan semakin maju dan berkembang,” tutur Abah Bupati Warsubi.
Fokus Infrastruktur dan Pendidikan
Dalam audiensi tersebut, Abah Warsubi menguraikan langkah konkret dalam pembangunan infrastruktur, termasuk inspeksi langsung perbaikan jalan di ruas jalan raya Kesamben pada Kamis (20/3/2025). Bersama Wakil Bupati Salmanudin, Sekdakab Agus Purnomo, dan Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi, ia meninjau progres perbaikan dan mengungkap tantangan terkait anggaran.
“InsyaAllah Jombang akan kami perjuangkan untuk perbaikan jalan. Di Jombang ini jalannya 63 persen yang baik. Sisanya rusak berat dan rusak ringan. Kalau dianggarkan (perbaikan) butuh Rp1,2 triliun selama lima tahun,” jelas Abah Bupati.
Saat ini, Jombang hanya memiliki anggaran Rp90 miliar per tahun untuk perbaikan jalan, jauh dari kebutuhan ideal. Oleh karena itu, Pemkab Jombang tengah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan tambahan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).
Tak hanya infrastruktur, Abah Warsubi juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan menekan angka kemiskinan. Salah satu langkah strategis adalah pendirian Sekolah Rakyat yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA.
Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, sebagaimana disampaikan dalam pertemuannya dengan Menteri Sosial Gus Ipul dan Menteri Sekretaris Kabinet Teddy di Kantor Kemensos, Jakarta, Jumat (21/3/2025).
“Yang mendaftarkan (Sekolah Rakyat) 165 daerah, saat ini yang disetujui Presiden Prabowo baru 45 daerah, termasuk Jombang. Saya dipanggil langsung oleh Mensos Gus Ipul dan Menseskab Pak Teddy. Satu-satunya Bupati di Indonesia yang diajak rapat hanya kami,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan para jurnalis dan kader Ansor.
Dengan sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat, Abah Warsubi optimistis berbagai program strategis yang telah dirancang dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat Jombang. [suf]






