Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menyambangi kantor pengurus pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Jakarta. Ia mendapatkan kejutan dari PWI.
“Pak Bupati hadir di Kantor PWI Pusat pada 4 Januari 2024 kemarin. Beliau ditetapkan sebagai penerima Anugerah PWI 2024. Jadi beliau hadir untuk bersilaturahmi dan pengambilan foto untuk penerbitan Majalah “Anugerah PWI” serta pembuatan video mengenai penerima anugerah,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jember Bobby Arie Sandi, Sabtu (6/1/2024).
Dalam kesempatan itu, Hendy juga mempresentasikan kebudayaan dan produk usaha mikro kecil menengah Kabupaten Jember. Dia menjadi ‘etalase’ dengan mengenakan perpaduan pakaian adat Jawa dan Madura, dengan corak gambar harimau.
“Saya berterima kasih Jember mendapat penghargaan dalam rangka Hari Pers Nasional 2024. Ini apresiasi dari sahabat-sahabat PWI. Semoga penghargaan ini bisa memberi motivasi bagi kita semua untuk bersinergi dengan teman-teman PWI dan insan pers untuk menggerakkan perekonomian kita,” kata Hendy.
Hendy menyebut pakaian yang dikenakannya mencerminkan kekuatan budaya di Jember. “Di Jember ada Jawa dan Madura. Di sini ada lukisan harimau. Ini harimau di Bandealit, di Taman Nasional Meru Betiri. Di sana ada harimau (Jawa),” katanya.
“Lukisan ini dibuat UMKM kita. Tentunya ini sinergi untuk menunjukkan kearifan lokal dan kekuatan lingkungan hutan kita dan UMKM,” kata Hendy.
Di hadapan para pengurus PWI Pusat, Hendy memuji konsistensi Jember Fashion Carnaval. “JFC sudah berusia 21 tahun. Tentu di situ ada industri kreatif. Ini terbaik di dunia setelah karnaval di Rio Brasil dan Pasadena California,” katanya.
Melalui JFC, menurut Hendy, banyak muncul kreativitas. “Dari orang yang tidak mengerti apa-apa hingga menjadi orang yang memiliki jiwa seni dan membuat industri kreatif yang menghasilkan bagi dirinya sendiri. JFC bukan hanya kesenangan, tapi di dalamnya ada ekonomi kreatif,” katanya. [wir]






