Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto memberikan lampu hijau kepada Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia Djember (Persaid) untuk berlatih di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Persetujuan Hendy ini dikemukakan saat menjamu tiga pemain sepak bola amputasi asal Jember yang memperkuat tim nasional Indonesia, di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (20/10/2022). “Monggo silakan ditindaklanjuti,” katanya.
“Nanti pada saat latihan saya titip pesan, itu ada lintasan atletik, tidak boleh kena rokok, kena api. Kalau rusak sulit memperbaikinya, karena dari bahan sintetis. Silakan kalau mau memakai JSG, kami izinkan di sana,” kata Hendy.
Persaid adalah klub sepak bola amputasi yang berdiri pada 2019. Nama Persaid terilhami oleh nama Persid (Persatuan Sepak Bola Indonesia Djember). “Saking cintanya saya terhadap Jember, saya mengambil nama saudara tua: Persid. Itu salah satu tim yang membesarkan saya,” kata Rixhi Saputra, pelatih Persaid yang juga Direktur Teknik Persatuan Sepak Bola Amputasi Indonesia (PSAI).
[berita-terkait number=”3″ tag=”Jember”]
Izin penggunaan JSG ini melegakan Rixhi. “Di Jember, kami belum punya fasilitas lapangan yang layak untuk latihan. Kami masih menggunakan lapangan milik PTP (perusahaan perkebunan) di Kecamatan Sukorambi,” katanya. Lapangan tersebut sebenarnya kurang layak dari sisi keselamatan atlet, karena banyak lubang dan tidak rata.
“Lapangan yang berlubang memang berbahaya untuk teman-teman berlatih. JSG sudah mulai bagus sekarang. Insya Allah kita akan lakukan perbaikan terusan. Silakan anda manfaatkan untuk berlatih di situ,” kata Hendy.
Wakil Ketua Persaid Jember Sugianto mengatakan, Persaid butuh berlatih di JSG untuk menghadapi Piala Kemenpora di Jakarta pada pertengahan November 2022. “Saat ini sedang dirapatkan. Kami sendiri punya target dalam Piala Kemenpora tersebut,” tambah Rixhi. [wir/beq]






