Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait mengaku bisa tidur lebih nyenyak, menyusul diberlakukannya Universal Health Coverage (UHC) Prioritas atau layanan kesehatan semesta di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Saya hari ini mulai agak nyenyak tidur, karena kemarin sempat tidak nyenyak. Saya ketika dilantik jadi bupati, saya kepikiran kalau malan-malam ada warga kita yang sakit tidak bisa mendapatkan layanan kesehatan,” kata Fawait, usai peluncuran UHC di Pendapa Wahyawibawagraha, Kabupaten Jember, Kamis (10/4/2025).
Fawait memastikan, dengan adanya UHC Prioritas yang diluncurkannya, semua warga Jember bisa mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan.
Fawait mengapresiasi kerja jajaran birokrasi yang telah melakukan efisiensi anggaran. “Hasil efisiensi itu kita pergunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan gratis untuk seluruh masyarakat Jember,” katanya.
“Ini sejarah bagi Jember. Belum pernah Jember mendapatkan predikat UHC Prioritas. Baru hari ini setelah sebulan lebih sebelas hari bupati baru, Jember akhirnya mendapatkan UHC Prioritas. Warga Jember di seluruh Indonesia bisa mendapatkan fasilitas kesehatan ketika mengalami sakit,” kata Fawait.
“Kami pastikan selama kami jadi bupati, kami akan berupaya masyarakat Jember mendapatkan layanan kesehatan yang baik,” kata Fawait.
Sementara itu, Nurul, warga Desa Sidomulyo Kecamatan Silo, senang dengan program UHC Prioritas. “Tidak perlu bawa kartu BPJS, cukup bawa KTP saja ke rumah sakit, kita bisa dilayani,” katanya.
Dengan lima anggota keluarga, Nurul menyebut program UHC Prioritas sangat membantu masyarakat kecil. “Semoga Gus Fawait sehat dan panjang umur,” katanya. [wir]






