Jember (beritajatim.com) – Jember Fashion Carnaval, sebuah karnaval fesyen jalanan dengan panjang catwalk 3,6 kilometer, mendongkrak perekonomian lokal dan membuat nama Kabupaten Jember, Jawa Timur lebih dikenal.
Bupati Hendy Siswanto berterima kasih kepada JFC. “Berkah JFC dapat bermanfaat untuk masyarakat Jember. Ini harus kita maknai dan syukuri bersama.Nama Jember bukan hanya terkenal di Indonesia, tapi sudah melanglang dunia,” katanya, saat membuka Grand Launching JFC 2023, di Studio 1, Kota Cinema Mall, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (2/3/2023) malam.
Nama JFC kini menjadi bagian dari nama Kampung Kreatif di Kecamatan Arjasa. “Semua sudah tahu tentang JFC. Dalam kalimat JFC, J adalah Jember. Tentunya saya sangat berbahagia dan berterima kasih. JFC akan mengangkat seluruh aktivitas dan kekuatan yang dimiliki Jember seiring dan sejalan,” kata Hendy.
Hendy mengajak warga Jember untuk menyambut JFC yang akan digelar pada 4-6 Agustus 2023 dengan sukacita. “Kita akan sambut para wisatawan yang hadir di Jember dengan senyum cerita, sehingga mereka akan pulang setelah gelaran JFC dengan membawa cerita yang melekat dalam kehidupan mereka masing-masing,” katanya.
Tahun ini JFC bertema Timalapse: Journey of The Earth. “Ini tema yang luar biasa. Ini perjalanan waktu dari awal kehidupan sampai hari ini. Ini akan digambarkan dengan kreativitas luar biasa yang kita nantikan bersama,” kata Hendy.
Hendy berharap Timelapse bisa menginspirasi dan menjadi kebanggaan bersama. “Tentunya tidak dengan meninggalkan kearifan lokal. Saya sangat yakin JFC konsisten dengan kearifan lokal. Apa yang ada di bumi Jember semua akan menjadi sesuatu yang sangat berharga dan bernilai,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Jember akan mendukung seluruh kegiatan JFC. Hendy ingin agar seluruh orang yang menyaksikan JFC bisa menikmati tontonan tersebut. “Saya ingin fotografer dan para penonton bisa menikmati. Lebih dari itu, multiplier effect-nya saya yakin akan berdampak bagi kemajuan Jember,” katanya. [wir]






