Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait mempertimbangkan untuk menyewa mobil sebagai kendaraan dinas operasional Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Efisiensi menjadi pertimbangan utama.
“Kami akan mengkaji bersama akademisi, apakah sistem yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur lebih efisien dibandingkan yang kami lakukan hari ini. Di Jember kan masih beli mobil terus untuk mobil dinas. Pemerintah Provinsi sudah sewa,” kata Fawait, Rabu (5/3/2025).
Sewa kendaraan dinas ini, menurut Fawait, juga sudah dilakukan salah satu kabupaten di Jatim. “Kami ingin hitung apakah lebih efisien, karena kalau sewa tidak perlu anggaran maintenance dan sebagainya. Sekali lagi, efisiensi tetap tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Namun khusus untuk kendaraan pemadam kebakaran akan ada perlakuan berbeda. “Mobil damkar kita tahun 2014. Tentu jadi pemikiran kami untuk tahun mendatang, karena pembahasan APBD 2026 segera dimulai. Space-nya kan jauh lebih besar daripada Perubahan APBD. Maka paling cepat di anggaran 2026. Sekali lagi, poin utamanya harus pelayanan masyarakat,” kata Fawait.
Fawait menggelar apel mobil dinas atau plat merah di halaman gedung serbaguna di Kecamatan Kaliwates, Rabu (5/3/2025), dengan ditemani Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Arief Tjahjono dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.
Melalui apel ini, Fawait ingin memastikan kondisi kelayakan mobil dinas dan keberadaannya untuk pelayanan masyarakat. “Keberadaannya siaga untuk dipakai kalau butuh apa-apa untuk penunjang kinerja. Ketiga, baru kita hitung umur semua dan efisiensi dengan menggandeng akademisi dan pihak-pihak terkait,” katanya.
Masalah usia kendaraan menjadi perhatian. “Kita kaji nanti apakah itu efisien tidak. Kalau dipertahankan, efisien tidak. Kalau tidak efisien jangan dipertahankan. Kalau tua, maintenance-nya banyak. Bensin boros,” kata Fawait.
Fawait tidak menutup kemungkinan peralihan kendaraan dinas berbahan bakar cair ke kendaraan listrik. “Apapun memungkinkan, pokok kajiannya oke,” katanya.
Bagaimana dengan surat kendaraan dinas yang sudah habis masa berlakunya? “Itu semua akan jadi catatan kami hari ini. Tentu jadi masukan untuk perbaikan ke depan,” kata Fawait.
Fawait menepis anggapan adanya kecurigaan terhadap keberadaan mobil dinas selama ini. “Cuma saya pastikan harus ada semua mobil plat merah,” katanya. [wir]






