Jember (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait melantik 17 orang pejabat definisif eselon II dan menunjuk empat pejabat pelaksana tugas Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, di Pendapa Wahyawibawagraha, Kamis (19/5/2025).
Dari 21 pejabat itu, Akhmad Helmui Luqman menduduki dua posisi yakni Kepala Dinas Sosial dan Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan. Sementara Hendro Soelistijono yang semula menduduki Kepala Dinas Kesehatan, kini menduduki Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Berikut rincian pergeseran pejabat teras Pemkab Jember.
1. Jupriono, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang Asisten Perekonomian dan Pembangunan
2. Ahmad Imam Fauzi, Kepala Badan Pendapatan Daerah, semula Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip
3. Adi Wijaya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, semula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
4.Hendro Soelistijono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, semula Kepala Dinas Kesehatan
5. Imam Sudarmaji, Staf Ahli I, semula Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan
6. Rahman Anda, Staf Ahli II, semula Kepala Dinas Cipta Karya
7. Agus Wijaya, Staf Ahli III, semula Kepala Dinas Perhubungan
8. Yuliana Harimurti, Kepala Dinas Tenaga Kerja, semula Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
9. Muhammad Zamroni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, semula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat
10. Suprihandoko, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, semula Kepala Dinas Tenaga Kerja
11. Widodo Julianto, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, semula Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah
12. Andi Prastowo, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, semula Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan
13. Sugiyarto, Kepala Dinas Perikanan, semula Kepala Dinas Lingkungan Hidup
14. Indra Tri Purnomo, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, semula Kepala Dinas Perikanan
15. Harry Agustriono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, semula Asisten Administrasi Umum
16. Moh. Djamil, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, semula Staf Ahli
17. Murdiyanto, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, semula Staf Ahli
18. Regar Jeane, Pelaksana Tugas Asisten Administrasi Umum merangkap Camat Sumbersari
19. Gatot Triyono, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan merangkap Sekretaris Dinas Perhubungan
20. Helmi Luqman, Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan merangkap Dinas Sosial
21. Yessiana Arifah, Pelaksana Tugas Dinas Cipta Karya merangkap Sekretaris Camat Jombang
“Bukan berarti yang dipindah tidak baik. Bukan berarti yang tidak dipindah sudah baik. Tetapi ini merupakan sebuah penyegaran dengan harapan Jember melakukan lompatan-lompatan,” kata Fawait dalam pidatonya.
Fawait mengingatkan, pejabat yang sudah digeser masih mungkin untuk digeser kembali. “Kita punya waktu dua kali evaluasi. Setiap dua kali evaluasi, kita akan melakukan perubaha, jika itu dianggap perlu ke depannya,” katanya.
Fawait ingin para pejabat itu membantunya menyelesaikan masalah kemiskinan ekstrem, tengkes, kematian ibu, dan kematian bayi. Selain itu ada pula persoalan tuberkulosis dan HIV/AIDS yang menempatkan Jember di posisi papan atas.
“Ke depan tidak boleh lagi seperti ini dan itu tidak bisa saya lakukan sendiri. Saya perlu kerja sama Anda semua. Saya perlu tenaga dan pikiran Anda semua untuk bagaimana mencari jalan keluar sesuai dengan data, sesuai dengan kajian, dan sesuai dengan aturan,” kata Fawait.
Fawait berterima kasih atas bantuan aparatur sipil negara Pemkab Jember selama seratus hari pertama kinerjanya. “Banyak sekali prestasi dalam seratus hari ini. Tapi sekali lagi itu bukan tujuan utama kita. Tujuan utama kita adalah pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.[wir]






