Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menerima visitasi kepemimpinan nasional PKN tingkat II angkatan XVIII Tahun 2024 Pusdiklat Kementerian Kominfo. Acara yang yang bertajuk ‘Inovasi Digital dalam Penguatan Pengelolaan Komunikasi Publik’ tersebut berlangsung di Smart Room Satya Bina Karya (SBK), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto.
Acara kunjungan yang diikuti 14 peserta dari Kementerian Kominfo tersebut bertujuan untuk membekali para peserta dalam meningkatkan mengaktualisasikan kepemimpinan strategis dengan mengidentifikasi keunggulan kompetitif organisasi ataupun keunggulan kompetitif daerah. Dalam acara kunjungan tersebut juga turut dihadiri Widyaiswara Ahli Madya Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengatakan, digitalisasi selaras dalam mendukung pembangunan smart city di Kabupaten Mojokerto. Digitalisasi masuk dalam misi Kabupaten Mojokerto yang ketiga yakni mewujudkan tata kelola yang berintegritas, akuntabel, bersih, dan transparan.
“Dimana dalam memberikan pelayanan, informasi, dan capaian kinerja pemerintah kepada masyarakat sangat dibutuhkan transparansi. Sehingga untuk mendukung transparansi terhadap masyarakat sangat dibutuhkan digitalisasi. Transparansi ini bisa kita wujudkan kalau kita melibatkan digitalisasi,” ungkapnya.
Menurutnya, jika transparansi bisa diwujudkan maka akuntabilitas tidak akan sulit karena semua bisa terlihat dengan jelas. Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini membeberkan, ada berbagai inovasi milik Pemkab Mojokerto yang mendukung digitalisasi diantaranya inovasi di bidang pemberitaan SIJAMED (Sistem Informasi Kerjasama Media).
Aplikasi PENGUSAHA KEREN yang berupaya untuk meningkatkan kepemilikan legalitas para pelaku usaha. Nomor layanan terpadu 112, aplikasi Si Panjol Mobile (sistem informasi pajak daerah online), inovasi dalam membayar retribusi pasar non tunai dengan aplikasi SEMAR (sistem elektronik membayar retribusi pasar) dan Aplikasi GARENG (penggunaan retribusi elektronik untuk tera dan tera ulang).
Selain itu, Pemkab Mojokerto juga memiliki inovasi presensi ASN berbasis teknologi informasi (PRASASTI). Aplikasi SEGARAN (SIMPEG terintegrasi terbarukan), aplikasi SUHITA (sistem unggah hitung data kinerja), aplikasi pelayanan kepegawaian berbasis satu pintu (PAGARSATU) dan e-OFFICE. Layanan Bupati Ngabari Masyarakat, aplikasi SRI GITARJA (sistem informasi digital pariwisata Kabupaten Mojokerto).
Aplikasi SI PENGASIH (sistem informasi pengaduan perselisihan hubungan industrial), Bappeda Coffee Table Talk (BCTT), dan berbagai aplikasi pelayanan masyarakat milik kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, Pemkab Mojokerto dituntut untuk melakukan inovasi sebagai suatu bentuk meningkatkan motivasi pelayanan publik dan juga percepatan pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat.
“Harus ada percepatan suatu proses maka mau tidak mau harus ada inovasi yang berhasil tentunya dan ini saya masukkan kedalam perjanjian kinerja juga. Tak hanya itu dalam mendukung suatu pelayanan terhadap masyarakat, OPD Pemkab Mojokerto juga memiliki media sosial yang dapat menjadi wadah untuk masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya,” katanya.
Sehingga dengan memanfaatkan berbagai perkembangan digital saat ini, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini mengharapkan dapat memberikan kepuasan pelayanan terhadap masyarakat. Yakni memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan integritas, transparansi, dan akuntabilitas.
“Itu semuanya bisa kita lakukan kalau kita betul-betul bisa memanfaatkan perkembangan digital saat ini dan perlu untuk terus kita kembangkan,” tegasnya.
Sementara itu, Widyaiswara Ahli Madya Kementerian Kominfo Rosarita Niken Widiastuti mengatakan alasan utama dipilihnya Kabupaten Mojokerto menjadi daerah visitasi kepemimpinan nasional PKN tingkat II angkatan XVIII Tahun 2024 Pusdiklat Kementerian Kominfo yakni karena banyaknya berbagai inovasi-inovasi yang diluncurkan oleh Pemkab Mojokerto dalam memberikan kemudahan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan maupun informasi.
“Bisa dipahami bahwa kabupaten Mojokerto ini menjadi kabupaten yang sangat maju dan kedepan bukan tidak mungkin kabupaten Mojokerto menjadi center of excellent,” pungkasnya.
Turut hadir jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kabupaten Mojokerto, General Manager Jawa Pos Radar Mojokerto Abi Mukhlisin, Station Manager Radio Maja Fm Suara Mojokerto Sayidul Mala Muzakki, perwakilan komunitas digital, dan para konten kreator Bumi Majapahit. [tin/suf]






