Lamongan (beritajatim.com) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam merealisasikan pelayanan kesehatan yang merata terus mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari para driver Mobil Sehat (MoHat) yang tergabung dalam Komunitas Mobil Sehat Lamongan (KMSL).
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi para driver MoHat yang telah menjadi ujung tombak keberhasilan program prioritas Lamongan Sehat.
“Alhamdulillah Pemkab Lamongan telah merealisasikan pemerataan MoHat di 474 desa/kelurahan di Lamongan,” kata Pak Yes saat menghadiri kegiatan kopdar KMSL di Waduk Gondang, Kecamatan Sugio, Minggu (29/6/2025).
Menurut Pak Yes, kehadiran driver MoHat sangat vital dalam membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan cepat dan tepat. Tak hanya sebagai sopir, mereka juga dibekali wawasan seputar teknik mengemudi aman dan penanganan pertama pada pasien.
“Kami sangat mengapresiasi profesionalitas driver MoHat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik untuk masyarakat, sehingga program Lamongan Sehat akan terealisasikan dengan maksimal,” tutur Pak Yes.
Dalam kesempatan itu, Pak Yes juga menegaskan komitmen Pemkab Lamongan untuk terus meningkatkan profesionalitas para driver, demi menjamin keselamatan selama perjalanan serta keamanan pasien yang diangkut.
Ia juga mengungkapkan bahwa keberhasilan program Lamongan Sehat telah berdampak nyata pada peningkatan indeks kesehatan Kabupaten Lamongan. “Pada tahun 2024, indeks kesehatan Lamongan telah mencapai angka 0,843 dari skala 0 hingga 1, sebuah capaian yang patut disyukuri,” ungkapnya.
Pak Yes turut mengingatkan seluruh driver MoHat untuk senantiasa mematuhi aturan yang ada dan tidak menyalahgunakan fasilitas MoHat untuk keperluan di luar tugas resmi.
“Kami juga menerima aspirasi dari driver MoHat yakni adanya fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan. Karena pekerjaan yang diampunya membutuhkan perlindungan dari berbagai risiko pekerjaan,” ucapnya.
Dukungan ini sekaligus menjadi penguatan terhadap sistem layanan kesehatan berbasis komunitas yang kini tengah dibangun di Lamongan, sejalan dengan upaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok desa. [fak/suf]






